<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>sosmasbemfkugm</title>
	<atom:link href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com</link>
	<description>sebuah sarana berbagi nilai-nilai sosial</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 07:21:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sosmasbemfkugm.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/4ed7ab9c41234e90ef45720d07ddb624?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>sosmasbemfkugm</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/osd.xml" title="sosmasbemfkugm" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>One Day Full with Oma-Opa</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/12/18/one-day-full-with-oma-opa/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/12/18/one-day-full-with-oma-opa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 00:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Jompo]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Jompo Kasongan]]></category>
		<category><![CDATA[Yankes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Dini Kurniadita Nurwati Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) adalah salah satu departemen yang berada dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) UGM. Program kerja dalam 6 bulan pertama adalah penjagaan internal dan pelaksanaan kegiatan sosial untuk dan oleh pihak &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/12/18/one-day-full-with-oma-opa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=142&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center">Oleh Dini Kurniadita Nurwati</p>
<p>Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) adalah salah satu departemen yang berada dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) UGM. Program kerja dalam 6 bulan pertama adalah penjagaan internal dan pelaksanaan kegiatan sosial untuk dan oleh pihak internal Departemen Sosmas BEM FK UGM atau dengan kata lain hanya diperuntukkan untuk anggota Departemen Sosmas itu sendiri. Untuk 6 bulan berikutnya penyelenggaraan kegiatan sosial ditujukan untuk lingkup eksternal Departemen Sosmas. Pada bulan Juli 2011 diadakan Bakti Sosial Nasional (Baksosnas) 2011 di Hunian Sementara Kuwang, Cangkringan, Sleman yang bekerjasama dengan ISMKI (Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia). Kemudian pada bulan Oktober 2011, Departemen Sosmas bekerjasama dengan lembaga-lembaga lain yang ada di FK UGM untuk mengadakan rangkaian kegiatan sosial terbesar di FK UGM yang dinamakan Medical Action Week (MAW) 2011. Selanjutnya pada bulan Desember 2011 tepatnya tanggal 10 Desember 2011 kemarin Departemen Sosmas BEM FK UGM memfasilitasi teman-teman FK UGM untuk ikut terjun dalam kegiatan “One Day Full with Oma-Opa” yang diadakan di sebuah panti wreda. Kami memilih Panti Wreda karena kegiatan sosial kami sebelumnya sudah pernah dilaksanakan di Panti Asuhan Atap Langit dan di lingkungan UGM, selain itu kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan oma-opa yang ada di Panti Wreda tersebut. Dari catatan panti, oma-opa yang ada di panti tersebut memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Ada yang tidak pernah dijenguk oleh keluarganya, atau bahkan sama sekali sudah dilupakan oleh keluarganya. Untuk itu, kami ingin menghibur dan berbagi cinta dengan oma-opa yang ada di sana. Setelah survey beberapa panti, kami memilih panti Wreda Budi Luhur, Kasongan, Bantul, karena oma-opa yang ada di sana banyak yang bisa diajak berkomunikasi, yang bisa membantu kami dalam mencapai tujuan diadakannya kegiatan ini.</p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0080.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-145" title="IMG_0080" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0080.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Bersama Oma-Opa di Salah Satu Panti</p>
<p>Sehari sebelum kegiatan di panti, kami mengadakan talkshow dengan pembicara dr. Probo Suseno, Sp.PD, K.Ger untuk memberikan sedikit ilmu tentang cara berkomunikasi yang baik, membina hubungan yang baik dengan oma-opa, dan sedikit pelatihan bahasa jawa untuk teman-teman peserta yang ikut andil dalam kegiatan ini. Kemudian keesokan harinya, kegiatan di panti dimulai sejak pagi, kami mengikuti aktivitas oma-opa, mulai dari senam pagi sampai istirahat siang. Karena hari itu adalah hari Sabtu maka selain oma-opa yang ada di dalam panti, ada juga oma-opa yang berasal dari sekitar panti yang mengikuti program “day care” rutin yang diadakan oleh panti. Aktivitas di panti sudah dijadwal oleh pegawai pengurus di sana sehingga sudah tersusun rapi. Oma-opa dalam panti berjumlah sekitar 88 orang, 63 oma-opa regular yaitu gratis berada di sana karena dibiayai oleh pemerintah dan 25 oma-opa subsidi yaitu tiap bulannya membayar sebesar Rp 1.000.000,00, sedangkan oma-opa dari sekitar panti berjumlah sekitar 75 orang. Latar belakang mereka sampai tinggal di panti ini pun berbeda-beda, ada yang tidak menikah kemudian tidak ingin merepotkan keluarga dan ingin memaksimalkan pensiunannya untuk memperbaiki diri di panti, ada yang mempunyai anak namun anaknya berada di luar Jogja padahal eyang tersebut lebih nyaman di Jogja, ada yang keluarganya tidak mau memperhatikannya, dan lain sebagainya.</p>
<p>Senam pagi untuk lansia adalah kegiatan pertama yang kami ikuti, oma-opa di sana setiap hari senam sehat kecuali hari Minggu dan Jumat. Terlihat oma-opa tersebut sangat antusias sekali dalam mengikuti senam. Walau pun apabila dilihat secara fisik ada yang sudah renta dan umurnya sudah tua, namun semangat mereka untuk senam sangat tinggi, kami sebagai mahasiswa sungguh malu karena dalam seminggu sekali saja belum tentu mau berolahraga.</p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0095.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-147" title="DSC_0095" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0095.jpg?w=300&#038;h=198" alt="" width="300" height="198" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Senam Pagi Bersama Oma-Opa</p>
<p>Karena kami dari fakultas kedokteran, kami mencoba untuk mempraktikkan pengetahuan yang kami punya di panti tersebut, yaitu mengukur berat badan, tekanan darah, dan mengecek gula darah oma-opa yang ada di sana. Untuk oma-opa yang di dalam panti setiap hari Rabu sudah ada pemeriksaan dari dokter sendiri namun pengecekan gula darah jarang dilakukan, sedangkan untuk oma-opa yang berasal dari sekitar panti, pemeriksaan dilakukan hari Sabtu, seperti halnya oma-opa yang ada di dalam panti, oma-opa yang berasal dari luar tidak ada pengecekan gula darah. Konsep kami dalam pelayanan kesehatan ini adalah satu ruangan untuk pelayanan kesehatan dan satu ruangan lagi berfungsi sebagai ruang tunggu sekaligus sebagai ruangan untuk dendang ria. Sehingga oma-opa yang belum dipanggil untuk pemeriksaan bisa bernyanyi dengan teman-teman kami. Walau pun sudah tua, mereka tetap bernyanyi dan berjoget dengan suka ria.</p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0144.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-146" title="DSC_0144" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0144.jpg?w=300&#038;h=198" alt="" width="300" height="198" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Pelayanan Kesehatan</p>
<p style="text-align:left;">Selanjutnya adalah sharing yaitu kegiatan berkomunikasi dengan oma-opa yang ada di dalam panti. Teman-teman dibagi dalam beberapa kelompok dan disebar di tiap-tiap wisma. Setiap wisma ada sekitar 10-14 oma-opa dan setiap wisma dikunjungi oleh 3-4 peserta. Setelah masing-masing dari kami berkomunikasi dengan oma-opa di masing-masing wisma, diadakanlah suatu sharing ke teman-teman yang lain dan didampingi oleh pihak panti untuk mengklarifikasi cerita dari oma-opa yang mengganjal pikiran teman-teman. Dalam diskusi kelompok ini diceritakan bagaimana oma-opa tersebut bisa sampai di panti ini, antara lain adalah karena tidak memiliki saudara sama sekali sehingga, oleh Pak Lurah di mana Beliau tinggal sebelumnya disarankan dan diajak untuk ke panti, Beliau mempunyai keluarga namun keluarganya meninggalkan Beliau di panti ini, dsb. Selain itu, ada juga yang bercerita mengenai kegiatan oma-opa di panti, dan kegiatan yang paling mereka sukai bermacam-macam, ada yang suka menyibukkan diri untuk membuat kerajinan-kerajinan yang bagus di saat waktu luang, bernyanyi, berdandan, dll.</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0087.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-144" title="IMG_0087" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0087.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Suasana Sharing untuk Berbagi Kisah dengan yang lain</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0141.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-148" title="DSC_0141" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0141.jpg?w=300&#038;h=198" alt="" width="300" height="198" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Suasana Dendang Ria Bersama Oma-Opa</p>
<p>Banyak orang yang tidak tahu di dalam panti yang bisa dikatakan megah tersebut, di mana oma-opa selalu beraktivitas dan istirahat yaitu di dalam wisma, kebersihannya kurang dijaga padahal orangtua sangat rentan sekali dengan penyakit, apabila lingkungan mereka tidak mendukung untuk bebas dari sumber penyakit, maka akan susah bagi oma-opa yang ada di sana untuk terhindar dari suatu penyakit. Kebersihan dan kenyamanan panti sendiri oleh pihak panti sudah selalu dioptimalkan namun bau tidak enak masih saja ada karena oma-opa yang ada di sana sering buang air kecil dan buang air besar tidak pada tempatnya terkait dengan kondisi tubuhnya yang sudah melemah sehingga tidak mampu lagi untuk menahan buang air kecil dan buang air besarnya. Padahal sudah ada pramurukti yang membantu oma-opa dalam segala hal dan selalu membersihkan lantai setiap 2 jam agar tidak cepat bau dan kotor. Memang benar yang dikatakan orang-orang bahwa tempat yang paling nyaman adalah rumah sendiri. Salah satu wisma yang diberi nama oleh pihak panti wisma isolasi atau yang akan berubah nama dalam waktu dekat menjadi wisma perawatan khusus itu bila dibandingkan dengan wisma yang lain sangat kurang perhatian dari pihak panti, bahkan nama wisma isolasi ini pun sudah sempat diprotes oleh LSM setempat karena dirasa kurang sopan. Untuk masalah dana, panti mendapatkan uang dari oma-opa subsidi dan APBD sehingga semua fasilitas bisa tetap tercukupi walau pun makanan sehari-hari oma-opa sangatlah sederhana dan kurang ada pengaturan makanan yang berkaitan dengan gizi lansia.  Masalah lain dari oma-opa adalah adanya persaingan tersendiri antar oma-opa untuk mencari perhatian sehingga sering saling menjatuhkan dan sering saling ejek, bahkan di wisma subsidi ada eyang yang bersaing dalam hal memamerkan harta. Dalam hal merawat orangtua harus sangat <em>tlaten </em>karena pada usia tua mereka butuh teman dan sangat butuh untuk diperhatikan.</p>
<p>Nilai-nilai yang bisa didapatkan dari kegiatan ini adalah mensyukuri segala keadaan yang kita alami dengan ikhlas, penuh semangat dan optimis dalam menjalani kehidupan walau pun mungkin memiliki kekurangan dan keterbatasan, selagi kita masih muda dan mempunyai tenaga maka lakukan semua tugas dengan sebaik-baiknya, rela berkorban untuk orang yang dicintai, hidup itu adalah perjuangan sehingga harus berani mengambil segala kemungkinan yang ada, selalu ingat bahwa semua itu akan kembali kepada-Nya, pandai membelanjakan uang, saat kita diberi kebebasan oleh orangtua kita, kita harus mampu untuk bertanggungjawab dan harus bisa membedakan mana yang baik dan buruk juga tahu akan batasannya, kita tahu apabila semakin tua kita akan semakin berkurang daya ingat kita atau pikun, maka selama masih bisa berusaha, berusahalah agar di masa tua bahagia, selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, di masa tua harus tetap ceria, riang, gembira, oma-opa yang ada di sana memberi semangat dan motivasi kepada kita untuk menjadi orang yang sukses dan menjadi orang besar namun di saat kita sudah mendapatkan kesuksesan tersebut jangan sampai lupa untuk tetap menyayangi dan merawat orangtua kita karena dari kecil kita sudah banyak merepotkan orangtua kita dan agar di masa yang akan datang, kita disayangi oleh anak, cucu kita. Kalau akan menikah, setiap pasangan harus sepakat untuk mau menghidupi orangtuanya, bukan hanya cinta pada anaknya namun juga cinta pada orangtuanya.</p>
<p>Dalam waktu setengah hari kami mendapatkan sesuatu yang sangat berharga bagi kehidupan kami. Kami bisa mempraktikan pengetahuan yang kami punya, mengetahui aktivitas di panti antara enak dan tidaknya hidup di panti, mendapatkan <em>wejangan</em> dari orangtua yang sudah banyak makan manis pahitnya kehidupan. Pesan yang harus selalu diingat adalah orangtua kita sudah mendidik, merawat, membiayai, membesarkan kita sampai saat ini dan kasih orangtua sepanjang masa sedangkan kita hanya bisa membalas dengan giat belajar, berbakti pada orangtua, menyayangi dan mencintai orangtua kita. Sehingga jangan sampai kita durhaka kepada orangtua kita, menyia-nyiakan orangtua kita, dan membuat mereka sakit hari. Karena ridho orangtua juga ridho-Nya.</p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0111.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-143" title="IMG_0111" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0111.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Bersama Pengurus Panti Wreda Kasongan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=142&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/12/18/one-day-full-with-oma-opa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0080.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0080</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0095.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC_0095</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0144.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC_0144</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0087.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0087</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0141.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC_0141</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/12/img_0111.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0111</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>When We Smile to The Environment, The Environment Will Also Smile to Us</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/10/14/when-we-smile-to-the-environment-the-environment-will-also-smile-to-us/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/10/14/when-we-smile-to-the-environment-the-environment-will-also-smile-to-us/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2011 14:38:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[MDGs]]></category>
		<category><![CDATA[MDGs 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[by Claudya Putri Millenium Development Goals atau yang lebih dikenal dengan MDG’s, tentu bukan istilah yang asing lagi bagi sebagian besar orang. MDG’s adalah Deklarasi Milenium hasil kesepakatan kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mulai &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/10/14/when-we-smile-to-the-environment-the-environment-will-also-smile-to-us/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=97&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>by Claudya Putri</p>
<p>Millenium Development Goals atau yang lebih dikenal dengan MDG’s,  tentu bukan istilah yang asing lagi bagi sebagian besar orang. MDG’s adalah Deklarasi Milenium hasil kesepakatan kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mulai dijalankan pada September 2000. Target  pencapaian program MDG’s adalah tahun 2015. Tujuan dari adanya program MDG’s ini sendiri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia serta mendukung pembangunan setiap Negara. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi setiap negara untuk dapat memenuhi tujuan dari program MDG’s.<br />
Esensi dari MDG’s sendiri adalah delapan butir tujuan untuk dicapai puncaknya pada tahun 2015. Pertama adalah memberantas kelaparan dan kemiskinan. Kedua, mencapai serta meningkatkan tingkat pendidikan secara universal. Ketiga, mendorong kesamaan gender dan pemberdayaan wanita. Keempat, menurunkan angka kematian anak. Kelima, meningkatkan kesehatan maternal (ibu hamil). Keenam, menekan angka keterjangkitan penyakit global seperti HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya. Ketujuh, menjaga keseimbangan lingkungan hidup dan mempertahankan kelestariannya. Dan kedelapan adalah mengembangkan suatu kerjasama global untuk melakukan pembangunan dan pengembangan.<br />
Kedelapan aspek tujuan MDG’s itu merupakan dasar bagi pembangunan dan pencapaian kesejahteraan masyarakat suatu negara. Namun kali ini, hanya akan kami bahas mengenai poin MDG’s ke tujuh, yaitu tentang keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup. MDG’s tujuh ini dapat dikategorikan dalam empat target dasar menurut United Nations Development Programme (UNDP). UNDP adalah salah satu badan PBB yang bergerak di bidang pendampingan dan pembinaan terhadap peningkatan dan pengembangan suatu negara atau komunitas, sehingga masyarakat yang terlibat di dalamnya memiliki taraf hidup lebih baik. Empat target dasar tersebut, yaitu :<br />
1.	Mengintegrasikan prinsip pengembangan dan pembangunan yang berkelanjutan ke dalam program dan kebijakan negara; melakukan perbaikan dan usaha untuk mengembalikan sumber-sumber daya yang hilang karena dimanfaatkan<br />
2.	Mengurangi punahnya keanekaragaman hayati; targetnya pada tahun 2010 persentase kepunahan menurun<br />
3.	Mengurangi persentase hingga setengah proporsi bagi akses yang tidak berkelanjutan dalam mendapatkan air bersih dan sanitasi yang baik pada masyarakat.<br />
4.	Mencapai perbaikan yang signifikan dalam meningkatkan taraf hidup minimal 100 juta masyarakat yang tinggal di wilayah kumuh, targetnya adalah tahun 2020</p>
<p>Indikator bahwa poin-poin tersebut telah mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu :<br />
1.	Untuk poin 1 dan 2 : proporsi luas area yang tertutup hutan; emisi CO2, total, per kapita, dan per 1 dollar GDP; konsumsi substansi perusak ozon (misal :minyak wangi spray, Air Conditioner, sterofoam, dll); proporsi persediaan ikan dalam batas biologis yang aman; proporsi total sumber daya air yang digunakan; proporsi wilayah darat dan laut yang dilindungi; dan proporsi spesies yang terancam punah.<br />
2.	Untuk poin 3 : proporsi dari populasi yang meminum air bersih dan sehat; proporsi dari populasi yang menggunakan sanitasi yang baik<br />
3.	Untuk poin 4 : proporsi penduduk wilayah kumuh di perkotaan<br />
Semakin tinggi persentase dari indikator yang diraih, semakin tinggi pula kesejahteraan rakyat yang akan dicapai.<br />
Beberapa negara di dunia telah mengaplikasikan program ketujuh MGD’s. ini. Beberapa proyek diinisiasi oleh UNDP bersama suatu badan darah setempat, seperti misalnya proyek air bersih di Desa Ekipe, Vanuatu. Disini UNDP bersama Global Environment Facility (GEF) membangun 75 keran yang terhubung dengan pipa air masyarakat daerah tersebut. Dengan ini, masyarakat Desa Ekipe dapat memperoleh air bersih setiap hari. Selanjutnya ada juga proyek pengimplentasian listrik ke area pedesaan Afganistan. UNDP beserta Kementrian Rehabilitasi dan Pengembangan Desa Afganistan mengimplementasikan micro-hydro-power sebanyak 6 buah di wilayah pedesaan Afganistan. Sehingga masyarakat desa tersebut dapat memanfaatkan keberadaan listrik untuk kegiatan-kegiatan mereka.<br />
Di Indonesia juga telah dilakukan beberapa program yang mengarah pada tujuan MDG’s ke tujuh ini. Misalnya saja proyek Community Development melalui program SUSCLAM yang dilakukan oleh Japesda di Desa Bangga teluk Tomini. Masyarakat Desa Bangga yang tadinya sangat ketergantungan oleh pohon mangrove sebagai bahan bakar pengasapan ikan Rowa, yaitu ikan sebagai komoditas utama Desa Bangga, berhasil mendapatkan alternatif yang sesuai, yaitu kayu lamtoro, sebagai pengganti kayu bakar mangrove. Kayu lamtoro ini menjadi pilihan yang sangat tepat sebagai pengganti mangrove, selain karena pertumbuhannya yang cepat dan jumlahnya melimpah, penebangan ini justru akan menguntungan petani karena terbebas dari gulma lamtoro. Program SUSCLAM dari Japesda menginisiasi melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pohon mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Hutan mangrove merupakan tempat bertelur ikan Rowa, yang telah disebutkan di atas sebagai komoditas utama masyarakat Desa Bangga, juga populasi lainnya. Hutan mangrove juga sebagai pencegah abrasi pantai. Selain itu hutan mangrove merupakan  daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Karena manfaat yang begitu besar, penebangan mangrove hanya akan memutus rantai ekosistem serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat Desa Bangga, seperti jumlah tangkapan ikan Rowa yang menurun karena habitat bertelurnya rusak, yang selanjutnya akan menurunkan perekonomian masyarakat Desa Bangga. Namun, setelah peningkatan kesadaran, masyarakat mengerti akan pentingnya tumbuhan dan kelestarian hutan mangrove. Kini masyarakat Desa Bangga bukan hanya menghentikan penebangan mangrove, namun juga secara kontinu melakukan reboisasi untuk menghijaukan hutan mangrove lagi. Mereka sadar bahwa mangrove merupakan kunci utama perekonomian dan kelestarian lingkungan mereka. Sehingga, di akhir program ini masyarakat Desa Bangga telah memiliki kesadaran individual untuk menjaga kelestarian lingkungan. Baik anak-anak, ibu, bapak, tua, muda, semuanya melakukan konservasi hutan mangrove berdasar kesadaran sendiri.<br />
Jika berbicara mengenai lingkungan, mungkin yang terlintas dalam pikiran kita adalah suatu tempat di mana kita berpijak, dikelilingi oleh pohon yang rindang, jalan di mana mobil lalu-lalang, dan sebagainya. Padahal, hal tersebut hanya arti ‘lingkungan’ secara minor. Pengertian lingkungan bukan hanya sekadar tempat. Lingkungan adalah tempat hidup kita beserta komponen di dalamnya, termasuk manusia, tumbuhan, hewan, dan unsur lainnya.  Lingkungan adalah tempat dimana kita melakukan segala aktivitas, dan dapat berinteraksi dengan sesama. Lingkungan juga merupakan tempat yang akan menentukan karakteristik dan kepribadian kita sebagai manusia. Lingkungan juga yang menentukkan persepsi manusa yang berbeda-beda dalam menentukan yang mana yang baik dan yang mana yang buruk. Lingkungan juga yang mengajarkan kita banyak hal yang berkaitan dengan kehidupan. Dan sebagainya peran lingkungan yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Dari paparan di atas, dapat diketahui bahwa pengaruh lingkungan daam kehidupan manusia sangat lah besar. Namun kesalahan manusia adalah, kadang-kadang kita hanya menjadikan lingkungan sebagai objek yang hanya bisa kita manfaatkan. Objek yang hanya bisa kita ambil namun tidak pernah kita kembalikan. Tanpa sadar, kita telah merusak keseimbangan yang ada pada lingkungan. Berbagai dampaknya kita rasakan, namun kita hanya dapat mengeluh dan mengeluh. Padahal seharusnya kita sadar bahwa lingkungan tidak akan berhenti peduli kepada kita ketika kita pun mempedulikannya. Untuk itu, marilah kita jaga lingkungan ini. Lingkungan dimana kita sangat bergantung kepadanya. Tidak perlu terlalu muluk, cukup dimulai dari lingkungan sekitar kita dulu, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan memunguti sampah di sekitar kita, melakukan penanaman pohon pada lahan gundul, tidak terlalu sering memakai parfum spray maupun air conditioner, hemat air, hemat listrik, hemat BBM dan lain sebagainya. Marilah mulai sekarang tersenyum kepada lingkungan, dengan itu lingkungan pun akan membalas senyuman kita ☺</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=97&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/10/14/when-we-smile-to-the-environment-the-environment-will-also-smile-to-us/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sosmas’ Family Outing : 3 Hari Untuk Selamanya</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/08/sosmas%e2%80%99-family-outing-3-hari-untuk-selamanya/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/08/sosmas%e2%80%99-family-outing-3-hari-untuk-selamanya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 11:50:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Srimartani]]></category>
		<category><![CDATA[Dukuh Bulusari]]></category>
		<category><![CDATA[Family Outing]]></category>
		<category><![CDATA[Jika Aku Menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan Tensi Gratis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Dimas Wirawan Wicaksono Lelahnya setelah menjalankan sebuah program kerja pertama tidak membuat kami, Departemen Sosial Masyarakat BEM FK UGM, untuk berhenti mengabdi untuk masyarakat sekitar kita. Sehari setelah program kerja tersebut, dimulai tanggal 20 Juli 2011, kami mengadakan sebuah kegiatan &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/08/sosmas%e2%80%99-family-outing-3-hari-untuk-selamanya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=115&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><em>Dimas Wirawan Wicaksono</em></strong></p>
<p>Lelahnya setelah menjalankan sebuah program kerja pertama tidak membuat kami, Departemen Sosial Masyarakat BEM FK UGM, untuk berhenti mengabdi untuk masyarakat sekitar kita. Sehari setelah program kerja tersebut, dimulai tanggal 20 Juli 2011, kami mengadakan sebuah kegiatan selama tiga hari di beberapa tempat seperti di Taman Benteng Vrederburg, Desa Srimartani, dan Pantai Sundak. Namun, kegiatan utama yang akan diutarakan dalam tulisan ini adalah kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Srimartani.</p>
<p>Selama satu hari dua malam kami mengadakan kegiatan di Desa Srimartani, tepatnya di Dukuh Bulusari. Sebenarnya tidak ada yang baru dari acara yang kami buat, kami hanya menginap di rumah warga, dan mengadakan bakti sosial seperti biasa, yakni hanya pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, bazaar pakaian, dan pembagian sembako gratis, serta ditutup dengan menonton film bersama. Namun ternyata, banyak sekali ilmu yang bisa kami petik dari pengalaman kami selama satu hari dua malam tersebut.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tensi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-118" title="tensi" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tensi.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Pemeriksaan Tekanan Darah Gratis</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/baju.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-116" title="baju" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/baju.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Bazaar Baju Murah</p>
<p>Setelah tiba di Dukuh Bulusari, setiap anggota kami bagi-bagi ke dalam beberapa rumah warga, kebanyakan semua di rumah ketua RT, kecuali RT 1 yang tidak tinggal di rumah ketua RT nya dikarenakan ibu RT hanya seorang ibu rumah tangga dan bapak RT sebagai buruh bangunan yang jelas tidak bisa diikuti oleh kedua orang yang tinggal disana. Sebelumnya, saya ingin menginformasikan bahwa Dukuh Bulusari memiliki total enam RT. Anggota kami berjumlah 13 orang, ditambah Rio sebagai perwakilan dari Departemen PSDM, total menjadi 14 orang. Kami membagi setiap orangnya di setiap RT tersebut ditambah dengan Dimas dan Dira yang menginap di rumah Kepala Dukuh Bulusari.</p>
<p>Cerita pertama datang dari Ria dan Dini yang menginap di rumah pasangan Mbah Mujab. Mbah Mujab merupakan pasangan yang dikenal cukup <em>religius</em>, hal ini terbukti dengan Mbah Mujab <em>kakung</em> (laki-laki) yang memang dikenal sebagai seorang kyai yang selalu memipin pembacaan doa-doa. Namun, meskipun dikenal sebagai pasangan yang religius, bukan berarti mereka tidak mementingkan kehidupan dunia. Mereka bekerja dengan beternak sapi sekaligus bercocok tanam. Bisa dibilang kedua orang ini sangatlah seimbang antara kehidupan dunia dan akhiratnya. Sekarang ini Mbah Mujab sedang mengalami kesulitan dalam beternak karena kalah saing dengan sapi-sapi impor yang lebih diminati dibandingkan dengan sapi lokal. Hal ini membuat harga sapi yang beliau rawat menjadi turun. Mbah Mujab putri biasa pergi ke sawah setiap harinya untuk merawat tanaman-tanaman yang beliau tanam. Jarak dari sawah ke rumah beliau sangatlah jauh, selain itu, pekerjaan yang beliau lakukan tidaklah dapat dibilang mudah. Beliau menimba dua buah pembawa air dari sungai ke sawah dengan medan cukup terjal. Mungkin memang ini bukanlah suatu pekerjaan yang bisa dilakukan oleh seorang yang sudah berusia lanjut, namun percaya atau tidak, itulah rutinitas Mbah Mujab putri. Inilah yang membuat kita seharusnya malu, bahwa seorang yang sudah berusia lanjut saja bisa melakukan pekerjaan sulit tanpa mengeluh sedikitpun. Beda sekali dengan kita yang dipenuhi dengan teknologi yang memudahkan kita, namun sayangnya kita masih saja mengeluh. Seharusnya kita bisa mencontoh seorang Mbah Mujab dalam menjalani hidup ini, banyak bersyukur dengan keadaan kita saat ini, tidak pernah putus asa ketika mendapatkan banyak cobaan, serta tidak lupa berdoa kepada Tuhan YME dalam mencapai tujuan.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/mbah-mujab-rt-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-120" title="mbah mujab rt 1" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/mbah-mujab-rt-1.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Bersama Mbah Mujab Putri</p>
<p>Di RT 2, tinggal Hanum dan Claudya dengan ceritanya sendiri. Mereka tinggal di rumah Bapak Tugiran, Ketua RT 2. Seperti yang lainnya, mereka berdua diberikan keramahan yang sangat luar biasa dari keluarga Bapak Tugiran. Berbagai macam fasilitas diberikan semaksimal mungkin meskipun hanya seadanya. Makan disiapkan, mandi mudah tidak perlu memompa air dan sebagainya, tidur juga di tempat yang layak dan bagus. Keluarga Bapak Tugiran benar-benar menganggap mereka seperti keluarganya sendiri. Bahkan Mbah Pawiro, mertua Bapak Tugiran, selalu memanggil mereka dengan sebutan <em>Putu Wedok</em> yang artinya adalah cucu perempuan. Padahal mereka hanyalah tamu, yang bahkan tidak pernah dikenal sebelumnya, namun beliau sudah menganggap mereka seperti cucu sendiri. Kegiatan yang dilakukan oleh Hanum dan Claudya adalah membantu keluarga kakak Pak Tugiran untuk berjualan pecel. Setelah membantu persiapan menjual pecel, mereka pun berjalan ke pinggir jalan untuk menjual pecelnya. Keluarga kakak Pak Tugiran mengatakan bahwa hidup mereka memang benar-benar sangat bergantung dari berjualan pecel tersebut. Makan atau tidaknya mereka hari itu, ditentukan dari habis atau tidak dagangannya. Jika memang dagangannya habis, maka mereka bisa membeli kebutuhan sehari-hari. Kalau nasib kurang bagus, tidak banyak yang terjual, uang juga tidak banyak.  Namun mereka tidak pernah menganggap pusing hal tersebut. Mereka sudah terbiasa dengan keadaan seperti itu. Kalaupun tidak banyak uang yang mereka dapat hari tersebut, ya kebutuhan yang diperlukan dicukup-cukupkan. Minimal untuk makan saja dulu, mereka tidak muluk-muluk untuk memikirkan kebutuhan sekunder lainnya. Apalagi beberapa harus mereka tabung untuk sekolah anaknya. Kesederhanaan inilah yang patut diacungi jempol dari mereka. Mbah Pawiro juga pernah berkata (telah diterjemahkan) “Hidup itu buat apa stress. Lebih enak kita <em>nunduk</em> (melihat ke bawah) daripada <em>ndangak</em> (melihat ke atas). <em>Ndangak </em>tuh capek <em>Ngger</em>, kalo <em>nunduk</em> kan nggak capek. Saya itu orang miskin, hidup ga perlu mikir susah-susah. Hari ini ada duit, ya buat makan hari ini, <em>wong</em> duitnya cuma cukup buat makan hari ini. Buat makan besok, ya mikirnya besok aja, gausah dipikirin dulu. Gitu aja kalo saya. Hidup gausah dipikir stress <em>Ngger</em>.”. Dari kalimat tersebut, yang dimaksudkan beliau adalah sebagai orang tidak perlu terus menerus lihat ke atas, dalam arti selalu melihat golongan yang lebih hebat dari kita. Tidak usah selalu muluk-muluk menginginkan sesuatu. Hal itu hanya akan membuat kita capek dan stress. Ada kalanya kita melihat golongan yang ada di bawah kita. Dengan begitu kita juga dapat menjadi lebih bersyukur dengan apa yang kita punya. Lagipula justru golongan itu lah yang nantinya akan banyak memberikan pelajaran dan nilai-nilai kepada kita.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/pecel.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-121" title="pecel" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/pecel.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Membantu Berjualan Pecel</p>
<p>Kiel dan Firman tinggal di RT 3 dan memiliki kisahnya sendiri. Mereka tinggal di rumah ketua RT 3, Bapak Sugeng. Sama seperti yang lainnya, lagi-lagi budaya merajakan tamu kembali mereka rasakan. Bahkan karena mereka tidur di salah satu kamar di rumah tersebut, Bapak Sugeng sampai harus tidur di ruang tamu. Keesokan harinya mereka membantu seorang tukang kayu mengamplas dan mengecat kayunya. Meskipun memang pekerjaan mereka tidak bisa dibilang memuaskan, namun sikap tukang kayu tersebut masih sangatlah baik kepada mereka. Satu hal yang dapat diambil adalah hidup dalam keterbatasan tidak membuat seseorang untuk berhenti berkreasi. Usaha keras diiringi dengan doa selalu dilakukan meskipun hidup dipenuhi ketidakpastian. Meskipun begitu, menolong sesama juga menjadi satu hal yang penting, meskipun seburuk apapun kondisi kita, berikan yang maksimal dalam menolong sesama.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/amplas.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-122" title="amplas" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/amplas.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a>Membantu Mengamplas Kusen</p>
<p>Maria dan Lisa berkesempatan untuk tinggal bersama di RT 4. Bapak RT di tempat mereka bekerja sebagai kuli bangunan dan ibu memberi makan sapi, mencari rumput, bercocok tanam di sawah, dan masih banyak lagi. Ketika tinggal disana, mereka membantu dalam beberapa hal, seperti membereskan rumah, memasak, memberi makan sapi, mencuci piring dan pergi ke sawah. Untuk pergi ke sawah, mereka harus melalui jalan setapak nan berliku melewati pegunungan terlebih dahulu. Mereka pergi bersama ibu RT yang membawa sekarung besar pupuk. Sungguh hebat memang membawa sekarung besar pupuk melalui jalan berliku tersebut dan tentunya hal tersebut bukanlah hal yang mudah. Sesampainya di sawah, ibu RT mulai mencangkul sawahnya, sedangkan Maria dan Lisa memotong pohon pepaya dan mengumpulkan rumput untuk pakan ternak. Setelah itu, mereka pulang ke rumah kembali. Selama mengikuti ibu RT dalam melakukan aktivitasnya, Maria dan Lisa sama sekali tidak pernah melihat ibu RT tersebut mengeluh dalam melakukan aktivitas sehari-harinya. Padahal beliau adalah seorang wanita, namun beliau tetap semangat meskipun harus mendaki bukit lewati lembah untuk ke sawah dengan membawa sekarung pupuk dan melakukan pekerjaan kasar. Selain itu, sama seperti yang lainnya, meskipun Maria dan Lisa adalah orang baru di rumahnya, namun lagi-lagi meskipun dalam kesederhanaannya, keluarga tersebut memberikan fasilitas semaksimal mungkin untuk Maria dan Lisa.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/anak-rt.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-123" title="anak rt" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/anak-rt.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Bermain Bersama Anak Ketua RT 4</p>
<p>Di RT 5, ada Ado dan Ary yang tinggal di rumah ketua RT 5, Bapak Musmal. Bapak Musmal bekerja sebagai seorang buruh bangunan, sedangkan Ibu Musmal bekerja sebagai buruh tani. Lagi-lagi kebaikan hati tuan rumah dalam menjamu tamunya tercermin dalam sikap Bapak dan Ibu Musmal terhadap Ado dan Ary. Sekali lagi, meskipun keadaan Bapak dan Ibu Musmal sangatlah sederhana, namun mereka tetap memberikan pelayanan maksimal kepada tamu-tamunya. Ado dan Ary tidak diizinkan untuk mengikuti kegiatan Bapak dan Ibu Masmul, hal ini disebabkan karena lokasi pekerjaan mereka yang cukup jauh sehingga mereka khawatir kalau Ado dan Ary akan kehabisan waktu. Hebatnya lagi, meskipun lokasi kerja Ibu Musmal jauh, namun beliau naik sepeda ke lokasi tersebut, setiap harinya. Akhirnya Ado dan Ary tinggal di rumah dan membantu ibu Bapak Musmal untuk memotong rumput. Setelah memotong rumput cukup banyak, rumput-rumput tersebut kemudian dikumpulkan dan kemudian dijadikan pakan sapi. Ibu Musmal biasa pulang pukul lima sore, namun karena ada Ado dan Ary, Ibu Musmal sengaja pulang sekitar pukul tiga untuk membelikan mereka makanan. Sungguh suatu sikap yang sangat luar biasa. Ado dan Ary seharusnya adalah orang baru bagi Bapak dan Ibu Musmal, namun sikap mereka sangatlah hangat kepada Ado dan Ary. Dalam kesederhanaan, mereka tetap membuat Ado dan Ary sebisa mungkin nyaman di dalam rumah mereka, semua makanan ringan disediakan, makanan pun disediakan, bahkan tempat tidur yang dapat dibilang lebih nyaman dibandingkan dengan tempat tidur Bapak dan Ibu Musmal juga disediakan.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/ngumpulin-rumput.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-124" title="ngumpulin rumput" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/ngumpulin-rumput.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a>Mencari Rumput Untuk Pakan Ternak</p>
<p>Kisah di RT 6 diceritakan oleh Purna dan Rio. Tidak jauh berbeda dengan yang lainnya, Purna dan Rio tinggal di rumah Ketua RT 6, mereka diperlakukan dengan sangat baik oleh keluarga bapak ketua RT 6 tersebut, bahkan di kamar tempat mereka tidur sudah disiapkan televisi dan dispenser. Di RT 6, mereka mengikuti kegiatan dua orang warga yang mencari pakan ternak dan mengurus sawah. Untuk mencapai lokasi, mereka harus melewati jalan setapak berliuk-liuk di pegunungan. Sesampainya di lokasi tersebut, mereka langsung membantu memotong rumput dengan menggunakan arit dan memacul area sawah. Pekerjaan tersebut sangatlah tidak mudah, apalagi dilakukan oleh orang yang baru pertama kali melakukan hal tersebut. Alhasil, beberapa kelalaian seperti terkena arit atau tangan sampai melepuh terjadi pada Purna dan Rio. Selama membantu, Purna dan Rio juga sempat mengobrol dengan warga tersebut, dan dari obrolan tersebut, mereka mengetahui bahwa ternyata usaha sesulit tersebut tidak membawakan hasil yang dapat dibilang memuaskan. Dengan bercocok tanam, warga akan mendapatkan hasil berupa sayur-sayuran, namun ternyata sayuran tersebut dihargai rendah, dan sungguh tidak sebanding dengan usaha dalam menanam sayuran tersebut. Meskipun begitu, warga tersebut tentu tidak pernah mengeluh dan selalu berusaha melakukannya sebaik mungkin. Oleh karena itu, meskipun hidup dengan sangat sederhana, mereka selalu bersyukur akan hidup mereka.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/cngkul.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-125" title="cngkul" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/cngkul.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a>Mencangkul Tanah Sawah</p>
<p>Dimas dan Dira tinggal di rumah Kepala Dukuh Bulusari, Bapak Alex. Kegiatan yang beliau lakukan sebagai seorang Kepala Dukuh Bulusari jelas terkait dengan hal-hal administratif, sedangkan istri beliau lah yang bertugas mencari pakan ternak dan mengurus anak. Awalnya Dimas dan Dira berpikir sebagai seorang kepala dukuh, pastilah hidupnya lebih baik dibandingkan dengan yang lainnya, atau setidaknya sudah memiliki gaji yang tetap karena sudah masuk pegawai pemerintah. Namun, Pak Alex menyanggah hal tersebut, meskipun beliau memegang jabatan sebagai kepala dukuh, namun beliau bukanlah pegawai negeri, oleh karena itu, beliau pun juga hidup dalam kesederhanaan seperti warga lainnya. Selama Dimas dan Dira tinggal disana, Pak Alex sedang sibuk melakukan pendataan warga Dukuh Bulusari untuk Badan Pusat Statistik. Selain itu, beliau juga sibuk menghadiri pengajian setiap malamnya di setiap RT dan mengkoordinasikan kegiatan di RT tersebut. Pendataan yang dilakukan Pak Alex dapat memberikan penghasilan tambahan bagi beliau. Dan ketika saya menanyakan apakah hal tersebut memang sudah diberikan jatah masing-masing atau tidak, beliau mengatakan bahwa untuk mendapatkan pekerjaan tersebut, beliau lah yang harus aktif mencari. Jika beliau tidak melakukan pekerjaan tersebut, pemasukan beliau tidaklah mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari beliau. Namun sekali lagi, beliau selalu bersyukur akan apa yang sudah beliau dapatkan. Semua anak beliau sudah bisa bersekolah dan beliau sangat bangga akan hal tersebut. Hal ini disebabkan tingkat pendidikan di Desa Srimartani masih sangatlah rendah, bagi warga disana, asalkan orang tersebut sudah mampu mencari uang, tidak perlu lagi bersekolah. Selaku kepala dukuh, Pak Alex menerima kami semua dengan hangat di dukuhnya. Beliau sangat ramah dan kegiatan kali ini terlaksana hanya dengan berkoordinasi sebanyak tiga kali dengan beliau.</p>
<p>Banyak sekali pelajaran yang kami ambil dengan berinteraksi secara langsung dengan warga di Dukuh Bulusari. Sikap mereka yang memperlakukan tamu sebagai seorang raja sangat menyentuh hati kami. Padahal mereka juga sangat sederhana hidupnya, namun mereka masih bisa memberikan fasilitas yang lebih dari cukup bagi kami yang bahkan tidak mengenal mereka sama sekali sebelumnya. Warga Dukuh Bulusari juga sangatlah ramah dan baik hati, ketika Dimas dan Dira berkeliling melihat keadaan yang lainnya, Bapak Ketua RT 6 dengan senang hati mengantarkan mereka berkeliling untuk menunjukkan jalan. Selain itu, seorang anak yang Ria dan Dini tidak kenal sama sekali tiba-tiba saja muncul ketika mereka menuju ke rumah Mbah Mujab, dan anak tersebut membersihkan jalan untuk mereka dari dedaunan. Padahal ternyata, anak tersebut mengalami keterbelakanagan mental dan penyakit ayan. Masih banyak lagi hal-hal yang bisa dijadikan pelajaran. Salah satunya adalah usaha dan kerja keras dari warga Dukuh Bulusari. Meskipun nasib mereka sangat tidak menentu, meskipun penghasilan mereka hanya cukup untuk membiayai kebutuhan mereka secara pas-pasan, tapi mereka tidak pernah mengeluh, mereka tidak pernah berhenti untuk bekerja dan berusaha. Padahal yang mereka lakukan juga tidaklah mudah. Harus melewati jalanan berliku, membawa barang-barang berat, pergi ke tempat yang jauh dengan menggunakan sepeda, dll. Mereka masih bersyukur akan kehidupan mereka saat ini. Terkadang dirasa miris memang, ketika kita yang dilimpahi dengan fasilitas yang sangat memadai, diberikan nikmat yang sangat berlebihan, makan rutin tiga kali sehari, namun terkadang kita masih saja mengeluh dengan hidup kita, masih saja mengatakan bahwa hidup kita sulit, putus asa ketika diberi sedikit cobaan, dll. Seharusnya kita bisa mencontoh warga Dukuh Bulusari yang dengan keterbatasannya sekalipun, masih bisa bersyukur, masih bisa berusaha keras, bahkan masih bisa memperlakukan tamu layaknya seorang raja. Sungguh, meskipun hanya tiga hari kami bersama warga Dukuh Bulusari, namun pelajaran yang dapat kami petik dari kegiatan tersebut dapat kami tanamkan kepada diri kami masing-masing untuk selama-lamanya. Semoga pelajaran tersebut dapat menjadikan kami seorang tenaga kesehatan yang tidak biasa dan senantiasa membantu sesama dengan ikhlas, karena untuk itulah tenaga kesehatan itu ada.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-piknik.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-126" title="sfo piknik" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-piknik.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-piknik-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-129" title="sfo piknik - 2" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-piknik-2.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong><em><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-pantai.jpg"><img title="sfo pantai" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-pantai.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></em></strong></p>
<div style="text-align:center;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:16px;line-height:24px;"><strong><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-baksos.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-127" title="sfo baksos" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-baksos.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Sosmas&#8217; Family Outing</strong></span></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=115&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/08/sosmas%e2%80%99-family-outing-3-hari-untuk-selamanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tensi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tensi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/baju.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">baju</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/mbah-mujab-rt-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mbah mujab rt 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/pecel.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pecel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/amplas.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">amplas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/anak-rt.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">anak rt</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/ngumpulin-rumput.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">ngumpulin rumput</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/cngkul.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">cngkul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-piknik.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sfo piknik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-piknik-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sfo piknik - 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-pantai.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sfo pantai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/sfo-baksos.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sfo baksos</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Satukan Tangan Untuk Kemanusiaan</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/08/satukan-tangan-untuk-kemanusiaan/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/08/satukan-tangan-untuk-kemanusiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 07:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Program Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Baksosnas 2011]]></category>
		<category><![CDATA[BEM FK UGM]]></category>
		<category><![CDATA[Departemen Sosmas BEM FK UGM]]></category>
		<category><![CDATA[FK UGM]]></category>
		<category><![CDATA[ISMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Firmansyah Adi Praditya Bulan Juli 2011 merupakan bulan yang cukup bersejarah bagi FK UGM karena 127 mahasiswa dari 23 fakultas kedokteran universitas-universitas di seluruh Indonesia datang ke Yogyakarta dengan satu tujuan, mengulurkan tangan untuk bersama-sama mengabdi pada masyarakat korban bencana &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/08/satukan-tangan-untuk-kemanusiaan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=96&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><em>Firmansyah Adi Praditya</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-98" title="188191_122862921129871_733386_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/188191_122862921129871_733386_n.jpg?w=640" alt=""   /></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/rima_astari_purnamaningtyas.jpg"><img class="size-medium wp-image-103" title="Rima_Astari_Purnamaningtyas" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/rima_astari_purnamaningtyas.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Bulan Juli 2011 merupakan bulan yang cukup bersejarah bagi FK UGM karena 127 mahasiswa dari 23 fakultas kedokteran universitas-universitas di seluruh Indonesia datang ke Yogyakarta dengan satu tujuan, mengulurkan tangan untuk bersama-sama mengabdi pada masyarakat korban bencana alam letusan gunung merapi yang terjadi bulan Oktober-November 2010 silam. Dengan mengangkat tema Indonesia Siaga Bencana, BEM FK UGM mengadakan sebuah program kerja Bakti Sosial Nasional : “ISMKI’s Charity Camp” yang melibatkan mahasiswa fakultas kedokteran tersebut. Kegiatan ini berlokasi di Shelter Kuwang, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Sleman.</p>
<p>Jalannya acara dimulai pada hari Kamis, 14 Juli 2011, dengan diawali pembukaan yang berisi sambutan oleh ketua panitia Baksosnas 2011, Presiden Mahasiswa FK UGM, Sekretaris Jendral ISMKI, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FK UGM, dan Direktur Kemahasiswaan UGM. Proses pembukaan diadakan di Gedung Auditorium II FK UGM. Selain itu, pada pembukaan ini, terdapat hiburan berupa kesenian khas jogja berupa tarian yang dibawakan oleh Swagayugama. Setelah itu, delegasi diberikan gambaran mengenai desa yang akan ditempati nantinya dan kemudian menuju ke hotel untuk beristirahat.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/baksosnas.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-104" title="baksosnas" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/baksosnas.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Pembukaan Acara Baksosnas 2011 Dengan Pemukulan Gong Oleh Direktur Kemahasiswaan UGM</p>
<p>Pada hari Jumat, delegasi diberikan berbagai jenis pelatihan tanggap bencana di FK UGM yang dibawakan beberapa ahli dari Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) UGM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DIY, dll. Materi tersebut berupa materi komunikasi, pertolongan pertama, peran pemerintah dan mahasiswa dalam urusan bencana, dan kampung siaga bencana. Terdapat juga diskusi panel yang memfasilitasi mahasiswa untuk mendiskusikan peran mahasiswa dan pemerintah dalam rangka penanganan bencana.</p>
<p>Hari berikutnya, delegasi dan panitia berangkat menuju Shelter Kuwang, Desa Argomulyo, Cangkringan, Sleman dan mengadakan berbagai macam acara untuk warga Shelter Kuwang. Acara tersebut dirangkaikan dalam bentuk festival dan terdiri dari bazaar murah, hiburan-hiburan, pelayanan kesehatan, dan lomba menggambar dan mewarnai untuk siswa SD. Festival ini ditujukan untuk membantu warga shelter dalam memenuhi kebutuhan pokok dan kesehatan mereka. Malam harinya, warga, delegasi dan panitia bersama-sama menonton pertunjukan budaya setempat yaitu Srandul.</p>
<p>Hari keempat acara diawali oleh senam sehat yang diikuti oleh delegasi dan warga setempat. Pada acara senam tersebut juga diadakan doorprize bagi peserta senam yang paling heboh, semangat, unik, dan berbagai kategori lainnya. Setelah acara senam selesai, sebagian delegasi mengadakan kerja bakti membersihkan area shelter dan jalan disekitar shelter tersebut. Sebagian delegasi lainnya mengikuti acara penanaman nilai dengan konsep jika aku menjadi. Pada acara ini, delegasi diminta untuk membantu warga setempat melakukan aktivitas mereka. Beberapa kegiatan yang diikuti yaitu pembuatan dan penjualan susu kedelai, mie ayam, laundry, dan masih banyak lagi. Dari sini, delegasi mengaku mendapatkan banyak gambaran pengalaman yang dialami korban merapi mulai dari ketabahan hati, perjuangan untuk tetap hidup, rasa kekeluargaan, sampai kepedulian terhadap alam sekitar. Malam harinya, diadakan penutupan yang dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FK UGM dan perangkat desa untuk menutup acara Baksosnas 2011.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/285320_2096688091375_1070537630_2418572_983317_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-101" title="285320_2096688091375_1070537630_2418572_983317_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/285320_2096688091375_1070537630_2418572_983317_n.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Senam Pagi Sebelum Memulai Hari</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/285365_2096703491760_1070537630_2418600_5340298_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-102" title="285365_2096703491760_1070537630_2418600_5340298_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/285365_2096703491760_1070537630_2418600_5340298_n.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Merasakan Kehidupan Seorang Pembuat Susu Kedelai</p>
<p style="text-align:left;">Delegasi bercerita bahwa banyak nilai-nilai kehidupan yang mereka dapatkan selama baksosnas kali ini. Mereka bercerita bahwa warga merapi sungguh sangat patut dicontoh. Walaupun harta ludes, mereka tetap tabah dan tidak mengeluh dalam menjalani hidup. Mereka tetap berusaha mencari pekerjaan untuk menafkahi keluarga. Ketika pekerjaan yang biasa dilakukan pun telah habis dilahap, mereka tetap mencari pekerjaan halal lain yang sekiranya bisa membantu perekonomian keluarga. Bahkan, warga merapi juga berbicara bahwa semua itu harus disyukuri. Walaupun merapi berbahaya, gunung tersebut merupakan kampung halaman yang telah memberikan mereka kehidupan. Karenanya, walau berkali-kali menunjukkan keganasannya, warga tetap bersabar menanti gunung yang merupakan kampung halamannya sampai kembali tenang dan bersahabat.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/281940_2096705931821_1070537630_2418603_3717595_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-99" title="281940_2096705931821_1070537630_2418603_3717595_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/281940_2096705931821_1070537630_2418603_3717595_n.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Delegasi Baksosnas 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=96&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/08/satukan-tangan-untuk-kemanusiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/188191_122862921129871_733386_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">188191_122862921129871_733386_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/rima_astari_purnamaningtyas.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Rima_Astari_Purnamaningtyas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/baksosnas.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">baksosnas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/285320_2096688091375_1070537630_2418572_983317_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">285320_2096688091375_1070537630_2418572_983317_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/285365_2096703491760_1070537630_2418600_5340298_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">285365_2096703491760_1070537630_2418600_5340298_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/281940_2096705931821_1070537630_2418603_3717595_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">281940_2096705931821_1070537630_2418603_3717595_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelajaran Berharga Dari Sekeliling Kita</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/07/pelajaran-berharga-dari-sekeliling-kita/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/07/pelajaran-berharga-dari-sekeliling-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 00:23:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Maria Oktavia Angelina Kilis Sabtu, 25 Juni 2011, Departemen Sosial Masyarakat BEM FK UGM mengadakan sebuah kegiatan dimana setiap orang nantinya akan berkeliling dan berkomunikasi dengan berbagai orang dengan berbagai latar belakang berbeda yang berada di sekitar lingkungan kampus FK &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/07/pelajaran-berharga-dari-sekeliling-kita/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=85&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><em>Maria Oktavia Angelina Kilis</em></strong></p>
<p>Sabtu, 25 Juni 2011, Departemen Sosial Masyarakat BEM FK UGM mengadakan sebuah kegiatan dimana setiap orang nantinya akan berkeliling dan berkomunikasi dengan berbagai orang dengan berbagai latar belakang berbeda yang berada di sekitar lingkungan kampus FK UGM. Setiap orang akan dibagikan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 2 orang dan 1 kelompok terdiri dari 3 orang. Kemudian tiap kelompok akan dibagikan kepada sasaran yang telah ditentukan. Beberapa sasaran baksos kali ini yaitu tukang becak, pengemis, tukang sampah, pedagang kaki lima, tukang parkir, dan pengamen. Namun karena sulitnya mencari orang dengan profesi tersebut di sekitar lingkungan kampus, maka beberapa kelompok mengganti sasarannya menjadi tukang sapu dan tukang becak. Setiap kelompok nantinya akan diberi uang yang dapat diberikan kepada sasaran kegiatannya dalam bentuk apapun, baik berupa uang tunai, makanan, dll. Kemudian kami akan berkumpul kembali untuk berbagi cerita yang didapat oleh tiap kelompok diikuti dengan makan bersama.</p>
<p>Setiap kelompok membawakan ceritanya masing-masing setelah berpencar dan berkomunikasi dengan sasaran kegiatan. Setiap orang yang kami wawancarai memiliki kehidupan yang benar-benar berbeda, dengan masalah yang dihadapi juga sangat berbeda.</p>
<p>Sebagai contoh kelompok Ria dan Purna yang berkomunikasi dengan tukang becak. Dengan menyamar sebagai seorang pendatang yang ingin ditunjukkan daerah sekitar UGM, mereka menaiki becak dan berkomunikasi dengan pengendaranya. Meskipun menarik becak melelahkan, namun bapak tukang becak tersebut rela bercerita tentang bangunan yang mereka lewati. Tidak hanya “saya hanya narik becak, saya nggak mau njelasin. Pokoknya kalau sampai tujuan, pekerjaanku dah selesai, trus aku dapet duit”. Selain itu, bapak tukang becak tersebut tetap menjalankan kewajibannya pada Tuhan dengan melakukan puasa, shalat jumat, mengaji, dll. Bapak tukang becak juga seorang yang bekerja dengan keras, semenjak SMP, beliau sudah mulai bekerja untuk menjual buah-buahan di Jakarta. Begitu kegiatan sehari-hari bapak tukang becak tersebut, beliau hanya pulang kira-kira 10 hari sekali, dengan menggunakan angkot dan disambung dengan berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tukang-becak.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-90" title="tukang becak" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tukang-becak.jpg?w=640" alt=""   /></a>Tukang Becak di Jogja</p>
<p>Dimas dan Lisa mendapatkan kisah yang berbeda dari dua orang tukang parkir yang mereka temui. Lisa menemui seorang tukang parkir di sebuah toko di sebelah sebuah pasar swalayan. Beliau bernama Pak Yohanes. Pak Yohanes adalah seorang lelaki tua yang masih bersemangat dengan apa yang sedang dikerjakannya sekarang. Usia lanjut bukan menjadi alasan bagi beliau untuk bermalas-malasan di rumah. Dengan ketulusan hatinya berhasil merebut simpati masyarakat dan mendatangkan rejeki tersendiri bagi Pak Yohanes. Lain ceritanya dengan Dimas, yang bertemu dengan seorang tukang parkir di sebuah warung lotek. Banyak sekali asam manis kehidupan yang dialami oleh bapak tersebut, mulai dari kehilangan tangan kanannya karena suatu kecelakaan, tidak melanjutkan sekolah, kehilangan istri yang disayanginya karena ditabrak oleh seseorang, hingga sekarang menjadi seorang tukang parkir yang dipenuhi dengan ketidakpastian. Ketika Dimas bertanya apakah tidak capek dengan begini saja, beliau berkata bahwa meskipun hidupnya seperti itu, yasudah jalani saja, dan tetap semangat dalam menjalaninya. Daripada dirinya hanya berdiam diri saja dan mengeluh disana sini, hal tersebut sama sekali tidak mengubah keadaan.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tukang-parkir.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-91" title="tukang parkir" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tukang-parkir.jpg?w=640" alt=""   /></a>Tukang Parkir yang Sedang Melakukan Pekerjaannya</p>
<p>Contoh yang lainnya adalah kelompok Ado dan Hanum yang berkesempatan untuk berbincang bersama tukang penjual bunga, tepatnya nenek penjual bunga. Nenek ini sudah berjualan bunga kurang lebih selama 30 tahun, dan selain berjualan bunga nenek juga menjual aneka nasi rames. Untuk pendapatan perhari nenek tidak menentu, nasi rames yang dijual juga belum tentu mendapatkan untung karena nenek hanya menjual nasi rames dengan menggunakan tenda kecil tanpa bertuliskan apapun dan tempatnya juga kurang terlihat oleh masyarakat. Jadi, tidak jarang nenek mendapatkan kerugian dari menjual nasi rames ataupun menjual bunga. Namun dengan keadaan yang demikian, nenek tersebut tidak pernah mengeluh dan tidak mudah menyerah. Ini terbukti dengan konsistensi nenek dalam menjual bunga dan nasi rames walaupun nenek tahu bahwa beliau akan rugi tapi nenek tetap menjualnya. Semangat nenek yang luar biasa dapat menjadi kebanggaan bagi kita semua dengan usia yang sudah tua, badan yang sudah membungkuk, bahkan untuk berjalan saja sudah tertatih-tatih dapat memberikan pelajaran, yaitu sebuah kesederhanaan, pantang menyerah dan tidak mudah putus asa.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/penjual-bunga.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-93" title="penjual bunga" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/penjual-bunga.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>Penjual Bunga dengan Pendapatannya yang Tidak Menentu</p>
<p>Dini dan Dira mendapat bagian dalam mewawancarai tukang sapu. Beliau bernama Pak Heri. Pak Heri mendapat tugas untuk membersihkan got dan pekarangan Jalan Olahraga sampai perempatan Jalan Sagan. Terkadang, Pak Heri merasa masyarakat kurang sadar tentang kebersihan dan masih banyak masyarakat yang menganggap rendah profesi Pak Heri. Pak Heri adalah seorang bapak yang selalu berpikir positif, menerima apa adanya yang Tuhan sudah berikan kepadanya. Beliau tetap bersyukur sebagai tukang sapu dan berharap bahwa profesinya dapat membantu masyarakat. Yang menarik dari seorang Pak Heri adalah di dalam keterbatasannya, Pak Heri masih dapat berbagi dengan orang lain. Pak Heri mengangkat 2 orang anak yang sudah tidak memiliki orang tua dan membiayai mereka selayaknya anak sendiri. Pak Heri selalu bersyukur, beliau berkata bahwa bila kehidupannya dipikirkan secara logika, dengan gaji seorang tukang sapu tidak mungkin dapat menghidupi keluarga dan anak-anak angkatnya. Namun, karena pertolongan Tuhan segala kebutuhan pak Heri selalu dicukupi. Kita harus belajar dari Pak Heri, belajar menghargai orang lain dengan profesi apapun.</p>
<p>Claudia, Firman dan Maria  mendapat bagian untuk bercerita dengan pengemis. Namun, Claudia dan Firman memiliki cerita yang berbeda dengan Maria. Claudia dan Firman bertemu dengan seorang wanita paruh baya yang mengamen dengan seorang anaknya yang masih kecil yang bernama Viola. Saat bercerita wanita tersebut mengaku bahwa beliau terpaksa mengamen untuk dapat memasukkan Viola ke TK (Taman Kanak-kanak). Beliau juga bercerita bahwa selain mengamen beliau juga mencari uang dengan mencuci pakaian tetangga-tetangganya. Beliau pernah mengaku waktu Viola masih bayi, beliau pernah dicemooh oleh salah seorang penumpang bus bahwa Viola hanya anak pinjaman agar beliau dapat belas kasihan. Padahal, Viola benar-benar anaknya. Dari sini kita dapat mengambil pelajaran bahwa kita tidak boleh menilai sesuatu dari luarnya saja. Selain itu, semangat beliau yang sangat tinggi dalam menyekolahkan anaknya walaupun beliau hanya berprofesi sebagai pengamen dan pencuci juga patut kita contoh. Di saat wanita lain yang bernasib sama dengannya sibuk untuk membuat anaknya bekerja, beliau malah bersusah payah membuat anaknya agar dapat sekolah dengan layak agar nantinya kehidupan anaknya bisa lebih baik. Berbeda dengan kisah Maria yang bercerita dengan seorang anak yang bekerja mengelap motor atau mobil di jalanan. Tadinya anak itu berasal dari Kalimantan dan sengaja dititipkan kepada neneknya untuk sekolah. Namun, neneknya malah memaksa cucunya tersebut untuk mengemis tanpa sepengetahuan orang tuanya. Hal yang sangat dikagumi dari anak tersebut adalah sikap anak tersebut yang tetap tegar dan tidak pernah mengeluh. Mungkin dia ingin seperti anak-anak lainnya diwaktu kosong dapat bermain bersama teman-teman sebayanya. Tapi, dia harus berdiri di pinggir jalan menunggu lampu merah, berpanas-panasan untuk mencari uang, belum lagi apabila uang yang diperoleh tidak mencapai target anak tersebut pasti dimarahi oleh neneknya, tidak jarang juga anak tersebut mendapat pukulan dan cacian. Dari kejadian ini anak tersebut dapat bercerita bahwa semuanya dilakukan untuk mendapatkan uang, untuk dapat sekolah dan makan. Dengan umur yang masih kecil anak tersebut dapat terlihat dewasa dalam mengahadapi kehidupannya.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/pengemis.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-92" title="pengemis" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/pengemis.jpg?w=640" alt=""   /></a>Seorang Anak yang Sedang Mengemis</p>
<p style="text-align:left;">Untuk yang terakhir adalah kisah dari Ari dan Kiel yang mendapat kesempatan untuk dapat bercerita dengan kakek tukang becak. Kakek tukang becak tersebut sudah mengayuh becaknya selama 50 tahun. Waktu 50 tahun bukanlah waktu yang singkat, jadi kita dapat bayangkan bagaimana beliau sudah memiliki banyak pengalaman dalam profesinya. Waktu 50 tahun tidak membuat usaha beliau padam, beliau masih terus berusaha dan bekerja sekuat tenaga dengan sisa-sisa tenaga yang masih dimiliki. Sungguh suatu contoh kegigihan hidup yang harus bisa kita teladani dari beliau. Berapapun penghasilan yang beliau peroleh, beliau tetap bersyukur. Dari beliau kita juga dapat belajar bahwa usia bukanlah halangan bagi kita untuk dapat terus bekerja dan berusaha.</p>
<p>Kisah-kisah diatas, mulai dari kisah tukang becak, tukang parkir, pengemis, penjual bunga, dan tukang sapu menggambarkan kisah yang berbeda antara yang satu dan yang lainnya. Namun, dari sini kita dapat mengetahui bahwa setiap pribadi manusia memiliki pengalaman hidup yang berbeda-beda, kesulitan yang berbeda, rezeki yang berbeda, pandangan hidup yang berbeda dan sebagainya. Dan dari segala perbedaan ini sangat diharapkan masing-masing pribadi dapat saling menguatkan dan mendukung pribadi yang lain, dalam artian saling menghargai dan menghormati sesama. Dari kegiatan kali ini, diharapkan kita dapat belajar dari orang lain terutama dari orang-orang yang berada di dekat kita yang terkadang sering kita abaikan, belajar bahwa bakti sosial bukan hanya memberi dengan materi, bukan hanya kita membantu mereka tapi kita juga dapat terbantu dengan segala kehidupan mereka yang dapat memberikan sebuah pelajaran yang berharga bagi kita semua. Mengetahui bahwa masih banyak orang yang membutuhkan bantuan kita. Mari belajar mengerti dam memahami orang lain, mulai dari orang-orang yang berada di sekitar kita.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/around-us-poncab1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-94" title="around us poncab" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/around-us-poncab1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Berbagi Cerita yang Didapat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=85&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/09/07/pelajaran-berharga-dari-sekeliling-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tukang-becak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tukang becak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/tukang-parkir.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tukang parkir</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/penjual-bunga.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">penjual bunga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/pengemis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pengemis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/09/around-us-poncab1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">around us poncab</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Senyum Mereka, Inspirasi Kami</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/senyum-mereka-inspirasi-kami/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/senyum-mereka-inspirasi-kami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 23:34:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Atap Langit]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Dini Kurniadita Nurwati dan Putri Claudya Octaviani Panti asuhan merupakan tempat di mana seorang anak dibawah umur mendapatkan kembali harapan mereka setelah ditinggal orang tuanya. Harapan untuk mendapatkan kasih sayang, harapan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, harapan untuk hidup dengan &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/senyum-mereka-inspirasi-kami/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=53&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><em>Dini Kurniadita Nurwati dan Putri Claudya Octaviani</em></strong></p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/panti-asuhan1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-57" title="panti asuhan" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/panti-asuhan1.jpg?w=640&#038;h=480" alt="" width="640" height="480" /></a>Panti asuhan merupakan tempat di mana seorang anak dibawah umur mendapatkan kembali harapan mereka setelah ditinggal orang tuanya. Harapan untuk mendapatkan kasih sayang, harapan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, harapan untuk hidup dengan sebuah kepastian. Namun bukan berarti hidup mereka di panti asuhan akan sama dengan kehidupan sebelumnya bersama orang tua. Di sana mereka mempunyai banyak saudara dan harus membiasakan diri untuk berbagi, juga untuk memulai hidup mandiri. Mereka berkumpul menjadi satu dengan latar belakang yang berbeda-beda. Walaupun demikian, mereka harus saling bekerjasama untuk mempertahankan hidup. Hal tersebut lah yang terjadi di Panti Asuhan Atap Langit. Banyak anak di bawah umur yang tinggal di sana yang memiliki semangat hidup tinggi. Padahal fasilitas yang mereka dapatkan berbeda dengan beberapa panti asuhan lain di Yogyakarta. Banyak panti asuhan lain yang memiliki bangunan yang besar dan megah, fasilitas memadai, dan dana yang melimpah. Bahkan ada beberapa panti asuhan yang memfasilitasi komputer dan printer di setiap kamar. Namun hal ini sangat kontras dengan panti asuhan atap langit. Di sini kita tidak dapat menemukan aula besar apalagi lapangan bermain. Bahkan ruang pertemuannya merupakan gabungan dari ruang keluarga, ruang tamu, dan ruang bermain. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk memilih panti asuhan tersebut untuk melakukan kegiatan sosial.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/254814_224106960951319_100000560491578_917188_3443260_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-61" title="254814_224106960951319_100000560491578_917188_3443260_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/254814_224106960951319_100000560491578_917188_3443260_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Pembukaan Kegiatan oleh MC</p>
<p>Kegiatan bersama anak panti asuhan tersebut kami lakukan pada hari Minggu, tanggal 8 Mei 2011. Kegiatan yang kami lakukan di sana adalah berkenalan dengan sedikit games, meminta anak-anak untuk menggambar cita-cita dan mempresentasikannya, makan bersama, nonton film, dan yang terakhir adalah sharing serta tidak lupa mengabadikannya dalam foto.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/249677_224102954285053_100000560491578_917166_1503981_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-56" title="249677_224102954285053_100000560491578_917166_1503981_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/249677_224102954285053_100000560491578_917166_1503981_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Penghuni Panti Asuhan Atap Langit</p>
<p>Dari kegiatan menggambar cita-cita, kami mengetahui bahwa mereka memiliki cita-cita yang tinggi. Beberapa diantaranya adalah dokter, pilot, guru, perawat, polisi, dan lain-lain. Gambar itu nantinya akan mereka pajang di kamarnya sebagai motivator untuk lebih bersemangat dan giat belajar dalam menggapai cita-cita.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/250514_224105034284845_100000560491578_917178_3873677_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-59" title="250514_224105034284845_100000560491578_917178_3873677_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/250514_224105034284845_100000560491578_917178_3873677_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Kegiatan Menggambar Cita-Cita</p>
<p>Sebagai hiburan, kami memilih menonton film yang berjudul <em>Alangkah Lucunya Negeri Ini. </em>Di sini kami melihat keantusiasan anak-anak panti. Mereka sangat menyimak film itu, terutama anak-anak yang lebih besar. Namun, pada pertengahan film, mereka sudah mulai bosan. Maka kami menawarkan pada mereka untuk makan. Akhirnya acara nonton film pun kami sudahi karena acara tersebut sudah tidak kondusif, hal ini mungkin saja berkaitan dengan durasi film yang cukup lama.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/254989_224106537618028_100000560491578_917186_6496882_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-60" title="254989_224106537618028_100000560491578_917186_6496882_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/254989_224106537618028_100000560491578_917186_6496882_n.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Kegiatan Menonton Film</p>
<p>Sebelum makan, kami mengejarkan cara mencuci  tangan kepada mereka.<em>. </em>Kami ingin beberapa ilmu yang kami miliki dapat kami bagikan kepada anak-anak panti asuhan tersebut. Saat makan, kami berbaur dengan anak-anak panti asuhan tersebut. Beberapa dari mereka menceritakan tentang kehidupan sehari-harinya. Cerita tentang kehidupan mereka berlanjut dengan metode <em>sharing</em> kelompok-kelompok kecil<em>. </em>Untuk mencairkan suasana kami memulai <em>sharing </em>ini dengan menanyakan kesan mereka tentang film <em>Alangkah Lucunya Negeri Ini</em> yang baru saja ditonton. Kemudian berlanjut dengan menanyakan kehidupan mereka sehari-hari, tentunya dengan cara luwes sehingga tidak mengesankan bahwa kami sedang mewawancarai mereka. Dari beberapa cerita mereka, kami mengetahui bahwa sebenarnya mereka mempunyai beban yang sangat berat. Tidak jarang mereka memiliki masalah dalam hidupnya. Ada beberapa dari mereka yang hanya mengembannya sendirian, ada yang kadang-kadang bercerita kepada anak-anak sebaya lainnya, ataupun yang lebih besar. Kadang-kadang mereka juga menceritakannya kepada ibu dan bapak panti yang mereka sebut mama dan papa.</p>
<p>Kami senang sekali atas kunjungan kali ini karena anak-anak panti tampaknya senang dengan kehadiran kami. Selain ucapan terima kasih, hal yang membuat kami yakin adalah keantusiasan mereka untuk meminta nomor telepon genggam kami, dan berkata “besok kesini lagi ya Kak”. Hal-hal tersebut sebenarnya sangat kecil dan sederhana, namun sudah membuat kami senang. Ya, senang karena dapat berbagi kesenangan dengan mereka dan mereka juga merasa senang. Awalnya tujuan kami ke panti asuhan adalah menghibur, mengajarkan beberapa hal seperti cuci tangan, dan mendapatkan nilai-niai dari kehidupan mereka. Namun tenyata disini kami justru yang dapat terhibur dengan mereka. Kelakuan-kelakuan mereka yang lucu membuat kami merasa sangat bersyukur dapat mencicipi momen bersama mereka. Dari sini, kami juga semakin tahu bahwa anak-anak panti asuhan memang butuh bantuan dalam bentuk uang, hadiah, maupun materi lainnya. Namun bantuan terbesar yang mereka butuhkan adalah kasih sayang, senyuman, dan keceriaan yang kita berikan secara ikhlas.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/247987_224099307618751_100000560491578_917142_4212803_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-62" title="247987_224099307618751_100000560491578_917142_4212803_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/247987_224099307618751_100000560491578_917142_4212803_n.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a>Seorang Anak yang Sedang Meniup Balon</p>
<p>Dari kunjungan yang kami lakukan, kami mendapatkan banyak nilai-nilai. Nilai yang kami ambil sebagian besar dari hasil <em>sharing</em> dan beberapa dari obrolan ringan dengan mereka di tengah-tengah acara. Nilai pertama yang kami ambil bahkan dapat kami lihat saat kami datang. Anak-anak panti asuhan tersebut memiliki sifat menghargai tamu yang patut diacungi jempol. Ruangan yang rapi dan bersih selalu mereka siapkan sebelum tamu datang. Setelah kami tanyakan, mereka beranggapan bahwa setiap tamu yang datang pasti lah bertujuan untuk membagi kebahagiaan, sehingga mereka berpikir bahwa sudah kewajiban bagi mereka untuk menyambut tamu sebaik mungkin.</p>
<p>Selanjutnya sifat kedewasaan mereka terutama mengalah patut kita teladani. Beberapa diantara anak-anak panti asuhan merupakan saudara kandung, mereka yang lebih tua mau mengalah untuk adiknya yang lebih muda. Satu contoh cerita, ada sepasang kakak adik. Saat pembagian permen, si kakak mendapat permen sedangkan adiknya kehabisan. Adiknya menangis ingin permen, secara spontan sang kakak pun langsung memberikan permen miliknya kepada adiknya, padahal si kakak belum tentu mendapatkan permen itu lagi. Hal tersebut dapat menjadi cerminan bagi kita. Tentunya, masing-masing dari kita pasti mempunyai saudara entah saudara kandung maupun saudara jauh, namun belum tentu dari kita mau berbagi dan mau mengalah dengan saudara. Padahal secara ekonomi kita lebih beruntung daripada mereka. Mereka dalam keterbatasannya pun masih mau berbagi, sedangkan kita? Marilah kita renungkan kembali.</p>
<p>Dan ada satu hal lagi yang paling penting, satu pribadi luar biasa anak-anak panti asuhan yaitu mereka masih dapat tersenyum di sela-sela kepedihan hidup. Padahal kalau kita bayangkan, kehidupan tanpa orang tua dan tanpa keluarga sangat lah berat. Apalagi untuk anak-anak kecil seperti mereka. Namun bagi mereka hal tersebut sudah merupakan garis tangan Tuhan. Tidak ada yang perlu disesali atau ditangisi. Yang perlu dilakukan adalah melihat kedepan dan menapaki hidup yang sekarang mereka miliki. Kehidupan baru mereka di panti asuhan lama-kelamaan membentuk mereka menjadi manusia yang kebal akan cobaan hidup dan tidak mudah menyerah. Anak-anak ini juga menjadi terlatih untuk berfikir secara dewasa dan lebih bijaksana. Masalah demi masalah mereka atasi dengan hati lapang dan sabar. Padahal, kita saja kalau punya masalah kecil kadang-kadang kita besar-besarkan, sedikit-sedikit galau, sedikit-sedikit stress, sedikit-sedikit mengeluh. Kalau saja kita mau sedikit saja berfikir lebih jernih, masalah apapun pasti dapat terselesaikan dengan mudah.</p>
<p>Bercermin kepada anak-anak panti asuhan tersebut cukup membuat kita malu. Padahal kita lebih beruntung dari mereka. Terlebih lagi kita masih mempunyai orangtua yang selalu menasehati, dan juga mempunyai teman-teman yang mau mendengarkan keluh-kesah serta mau memberi semangat untuk kita. Mungkin kalau kita lihat, mereka dapat menjadi seperti itu karena keterbatasan. Mereka tak punya orang tua, tak punya dana lebih untuk melanjutkan kehidupannya, mereka harus menopang hidupnya dan beberapa keluarganya yang masih ada, dan masih banyak lagi permasalahan yang mungkin membuat seseorang datang dan menjadi anggota sebuah panti asuhan. Namun seharusnya kita jangan melihat dari segi itu. Kita tidak harus menunggu orang tua kita pergi ataupun terhimpit masalah keuangan untuk dapat menjadi lebih bijak, lebih dewasa, dan tentunya tetap dapat tersenyum. Segalanya dapat kita lakukan mulai dari sekarang. Mereka, anak-anak panti asuhan tersebut, dapat menjadi inspirasi kita dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Kehidupan mereka tidak seberuntung kita, namun justru malah mereka yang dapat memberi pelajaran bagi kita. Dengan adanya kunjungan ini, kami tidak hanya mengambil rasa lelahnya saja, atau senang-senangnya saja. Namun kami juga dapat mengambil nilai-nilai dari mereka dan mengamalkan itu serta membagikannya kepada orang lain. Pemaparan nilai-nilai di atas semoga dapat menjadi pemacu kita untuk hidup yang lebih baik, berbakti dengan orangtua, membahagiakan orangtua, berbagi rasa dengan sesama, menggapai cita-cita dengan belajar sungguh-sungguh, dan tentunya tetap tersenyum dalam menghadapi masalah sebesar apa pun.</p>
<p>Itulah secarik kisah tentang kunjungan kami ke panti asuhan Atap Langit. Semoga artikel ini bukan hanya berfungsi sebagai penyegar mata namun juga dapat menjadi penyegar hati, cerminan diri, dan sumber inspirasi untuk kita semua.</p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/228816_2348376990515_1282773942_32875696_8258790_n.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-63" title="228816_2348376990515_1282773942_32875696_8258790_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/228816_2348376990515_1282773942_32875696_8258790_n.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-67" title="262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/283543_2348375430476_1282773942_32875685_7745668_n.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-66" title="283543_2348375430476_1282773942_32875685_7745668_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/283543_2348375430476_1282773942_32875685_7745668_n.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/281986_2348372150394_1282773942_32875661_5865421_n.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-65" title="281986_2348372150394_1282773942_32875661_5865421_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/281986_2348372150394_1282773942_32875661_5865421_n.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/255080_224101534285195_100000560491578_917157_6162965_n1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-68" title="255080_224101534285195_100000560491578_917157_6162965_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/255080_224101534285195_100000560491578_917157_6162965_n1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-64" title="262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=53&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/senyum-mereka-inspirasi-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/panti-asuhan1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">panti asuhan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/254814_224106960951319_100000560491578_917188_3443260_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">254814_224106960951319_100000560491578_917188_3443260_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/249677_224102954285053_100000560491578_917166_1503981_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">249677_224102954285053_100000560491578_917166_1503981_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/250514_224105034284845_100000560491578_917178_3873677_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">250514_224105034284845_100000560491578_917178_3873677_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/254989_224106537618028_100000560491578_917186_6496882_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">254989_224106537618028_100000560491578_917186_6496882_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/247987_224099307618751_100000560491578_917142_4212803_n.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">247987_224099307618751_100000560491578_917142_4212803_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/228816_2348376990515_1282773942_32875696_8258790_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">228816_2348376990515_1282773942_32875696_8258790_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/283543_2348375430476_1282773942_32875685_7745668_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">283543_2348375430476_1282773942_32875685_7745668_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/281986_2348372150394_1282773942_32875661_5865421_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">281986_2348372150394_1282773942_32875661_5865421_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/255080_224101534285195_100000560491578_917157_6162965_n1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">255080_224101534285195_100000560491578_917157_6162965_n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">262944_2348373630431_1282773942_32875671_1504108_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rokok dan Krisis Ekonomi Indonesia</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/rokok-dan-krisis-ekonomi-indonesia/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/rokok-dan-krisis-ekonomi-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 23:14:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Merokok Bidang Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Ary Kamal Firdaus Rokok merupakan sekumpulan tembakau dan bahan-bahan lain  yang diolah sedemikian rupa dan di bentuk seperti sebuah batang untuk nantinya dihisap oleh para penggunanya. Hampir 22,1 % atau kurang lebih 287.300 orang di dalam satu daerah di Indonesia &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/rokok-dan-krisis-ekonomi-indonesia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=50&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><em>Ary Kamal Firdaus</em></strong></p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/rokok1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-51" title="rokok1" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/rokok1.jpg?w=640" alt=""   /></a>Rokok merupakan sekumpulan tembakau dan bahan-bahan lain  yang diolah sedemikian rupa dan di bentuk seperti sebuah batang untuk nantinya dihisap oleh para penggunanya. Hampir 22,1 % atau kurang lebih 287.300 orang di dalam satu daerah di Indonesia menghisapnya setiap hari. Mungkin bagi sebagian orang merokok merupakan suatu kegiatan yang tidak ada gunanya dan mengganggu kesehatan, tetapi tidak sedikit pula yang menganggap rokok adalah barang yang sangat menguntungkan bagi mereka. Bahkan jika sehari saja tidak merokok, akan membuat orang-orang tersebut tidak bersemangat dalam bekerja, bahkan sampai tidak memiliki nafsu makan. Kira-kira itulah hal-hal yang sering kita jumpai dalam kehidupan masyarakat kita saat ini.</p>
<p>Menurut beberapa fakta yang diperoleh dilapangan, masyarakat kita rata-rata mengkonsumsi 10,6 batang per hari atau sekitar tiga juta batang rokok mengepul di udara setiap harinya dalam suatu kota.  Bila dikalikan dengan harga Rp 1.000,00 per batang maka 3 miliar rupiah per hari, berarti 90 miliar setiap bulannya atau 1,08 triliun per tahun. Ini sama dengan 74 % PAD suatu ibukota provinsi di Indonesia seperti Kota Makassar pada tahun 2010 sebesar Rp 1,452 triliun. Mirisnya, warga Indonesia yang saat ini dilanda kemiskinan, juga turut memberi andil dalam pembuangan uang secara sia-sia seperti ini setiap tahunnya. Uang yang mereka miliki digunakan untuk merokok dan tidak dipakai untuk keperluan dasar seperti pangan, rumah, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Hal ini lah yang menyebabkan mengapa orang-orang miskin memiliki status gizi yang kurang, dan ditambah dengan minimnya biaya yang dialokasikan untuk pemeliharaan kesehatan menyebabkan angka kematian dan kejadian penyakit pada mereka menjadi lebih tinggi.</p>
<p>Sebanyak 2,2 persen masyarakat perokok di Indonesia berusia 10-14 tahun dengan rata-rata konsumsi rokok 5,2 batang per hari. Sebanyak 0,8 persen mulai merokok tiap hari pada usia 5-9 tahun dan 7,7 persen pada usia 10-14 tahun. Padahal, seperti yang kita ketahui, semakin dini usia merokok seseorang, maka kemungkinannya untuk berhenti merokok juga semakin kecil. Hal ini lah yang menyebabkan banyaknya kematian akibat merokok pada usia produktif. Kematian dini pencari nafkah dalam keluarga tentunya merupakan malapetaka bagi keluarga miskin dan masyarakat lainnya. Tidak heran jika tingkat kemiskinan di Indonesia semakin bertambah.</p>
<p>Menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat yang telah lama tergantung pada rokok memang merupakan suatu tantangan bagi kita semua. Tetapi, hal tersebut bukanlah sesuatu hal yang tidak mungkin bisa kita lakukan. Saat ini pun pemerintah telah mencoba mengatasi persoalan ini, dimulai dari pembuatan Perda larangan merokok dan himbauan untuk tidak merokok di depan publik. Akan tetapi banyak sekali kendala yang di hadapi, mulai dari tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah tentang bahaya merokok, sampai dilema yang dihadapi pemerintah dalam hal pajak cukai rokok yang merupakan salah satu pemasukan terbesar APBN negara. Bukan itu saja, Indonesia juga dihadapkan pada suatu dilema dimana Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat produksi tembakau terbesar di dunia. Dengan jumlah yang sebesar itu, tentunya banyak sekali para petani yang telah menggantungkan hidup mereka dari pekerjaan mereka sebagai petani tembakau. Ini sebenarnya merupakan tantangan yang tidak mudah bagi pemerintah kita, jika memang ingin menurunkan tingkat polusi akibat rokok, pemerintah juga harus memikirkan kesejahteraan para petani tembakau nantinya.</p>
<p>Akan tetapi, diluar itu semua, alangkah bijaknya jika kita sendiri yang mau memulai untuk menjauhi rokok itu sendiri. Sadar jika rokok bukan hanya merugikan diri kita sendiri, tetapi juga orang lain termasuk orang-orang terdekat yang kita cintai. Tegakah anda jika anak dan istri anda yang sangat anda sayangi menanggung akibat buruk dari rokok yang setiap hari anda hisap? Jadi, marilah berhenti merokok mulai sekarang!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=50&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/rokok-dan-krisis-ekonomi-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/rokok1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rokok1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Narkotika, Perusak Ekonomi Bangsa</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/narkotika-perusak-ekonomi-bangsa/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/narkotika-perusak-ekonomi-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 23:04:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Narkoba Bagi Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Ary Kamal Firdaus Narkotika yang termasuk dalam kategori jenis Narkoba merupakan salah satu dari banyak penyebab kerusakan moral dari penerus bangsa yang sedang kita hadapi. Narkotika termasuk ke dalam obat-obatan terlarang jika digunakan tanpa anjuran dokter atau demi kepentingan medis. &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/narkotika-perusak-ekonomi-bangsa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=46&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><em>Ary Kamal Firdaus</em></strong></p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/8600-narkotik2.jpg"><img class="size-full wp-image-47 aligncenter" title="8600-narkotik2" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/8600-narkotik2.jpg?w=640&#038;h=480" alt="" width="640" height="480" /></a>Narkotika<strong> </strong>yang termasuk dalam kategori jenis Narkoba merupakan salah satu dari banyak penyebab kerusakan moral dari penerus bangsa yang sedang kita hadapi. Narkotika termasuk ke dalam obat-obatan terlarang jika digunakan tanpa anjuran dokter atau demi kepentingan medis. Ada banyak sekali efek yang ditimbulkan dari obat-obatan ini. Salah satunya adalah rasa nyaman yang  berlebih serta efek ketagihan yang membuat penggunanya ingin terus menggunakanya. Ada banyak faktor  yang menyebabkan seseorang  menggunakan barang haram ini, salah satu faktor utama yang membuat seseorang menggunakanya adalah faktor lingkungan, khususnya pergaulan. Sebagai contoh pada masa remaja, rasa penasaran  hampir selalu manghampiri benak mereka. Jika rasa penasaran seperti itu tidak diarahkan ke hal-hal yang positif, maka besar kemungkinan generasi penerus bangsa ini akan semakin terpuruk di masa yang akan datang. Butuh usaha dan kerjasama kita bersama untuk mengatasi masalah tersebut, baik dari orang tua maupun aparat pemerintah.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/kalau-cinta04.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-48" title="kalau-cinta04" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/kalau-cinta04.jpg?w=254&#038;h=300" alt="" width="254" height="300" /></a>Narkotika yang Kian Merebak di Kalangan Remaja</p>
<p>Maraknya penyalahgunaan narkotika tidak hanya berpengaruh pada perkembangan diri seorang individu, tetapi juga sudah berpengaruh sangat signifikan pada sektor ekonomi negara. Estimasi Kerugian biaya ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba diperkirakan meningkat menjadi 57 triliun rupiah pada 2013. Angka itu termasuk kerugian biaya individual dan biaya sosial. Berdasarkan data yang dimiliki Badan Narkotika Nasional, kerugian yang ditimbulkan akibat peredaran narkoba pada 2008 mencapai 32,5 triliun rupiah. Jika kita menilik sedikit kebelakang, estimasi kerugian biaya ekonomi akibat Narkoba tahun 2008 lebih tinggi sekitar 37 % dibandingkan 2004, dengan total kerugian biaya sekitar Rp 32,5 triliun (2008).</p>
<p>Sungguh memprihatinkan memang, di saat bangsa ini sedang membutuhkan para pemuda penerus bangsa, para pemuda tersebut malah lebih sibuk mengkonsumsi Narkotika yang nantinya akan merusak masa depan mereka. Kembali lagi, kita semua di hadapkan pada tantangan zaman dimana para generasi muda kita, yang sangat diharapkan menjadi penerus-penerus tonggak perjuangan pendahulunya, menjadi taruhannya. Mau tidak mau kita harus menyelamatkan generasi muda kita dari ancaman global, seperti halnya narkotika. Butuh kerjasama dari berbagai pihak untuk menyelamatkan generasi muda kita. Kita tumbuhkan kepercayaan diri dari para generasi muda kita. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan mengenalkan ilmu agama sedini mungkin. Mengapa disini ilmu agama sangat penting? Karena pada dasarnya agama merupakan petunjuk hidup sekaligus petunjuk sosial yang sangat berguna bagi kita. Jika hal tersebut bisa dilakukan sejak dini, bukan tidak mungkin para pengguna narkotika di bangsa ini, khususnya para remaja akan semakin berkurang. Mari kita tumbuhkan kesadaran dan kepercayaan diri para pemuda kita. Pada dasarnya kepercayaan diri itu akan muncul jika mereka sadar bahwa narkotika tidak akan pernah bisa memberikan masa depan yang cerah bagi mereka. Hal tersebut adalah tugas kita bersama, bukan hanya aparat penegak hukum saja, tapi juga seluruh elemen masyarakat harus pula ikut dalam misi besar ini. Pencegahan bisa kita lakukan mulai  dari diri kita sendiri<strong>. SO, SAY NO TO DRUGS!</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=46&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/narkotika-perusak-ekonomi-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/8600-narkotik2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">8600-narkotik2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/kalau-cinta04.jpg?w=254" medium="image">
			<media:title type="html">kalau-cinta04</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berkaca Pada Korban Bencana Alam Letusan Gunung Merapi</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/berkaca-pada-korban-bencana-alam-letusan-gunung-merapi/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/berkaca-pada-korban-bencana-alam-letusan-gunung-merapi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 22:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Cangkringan]]></category>
		<category><![CDATA[Kinahrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Mbah Maridjan]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Lisa Katherina “Merapi tidak meletus, tetapi hanya untuk melakukan tugasnya untuk membersihkan.” Itu adalah salah satu ungkapan Mbah Maridjan yang diutarakan beliau ketika merapi mengeluarkan awan panas dan lahar api pada 26 November yang lalu. Kata membersihkan dalam kalimat tersebut &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/berkaca-pada-korban-bencana-alam-letusan-gunung-merapi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=30&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;" align="center"><strong><em>Lisa Katherina</em></strong></p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/images1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-34 aligncenter" title="images" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/images1.jpg?w=150&#038;h=99" alt="" width="150" height="99" /></a><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/korban_merapi1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-35 aligncenter" title="korban_merapi1" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/korban_merapi1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/merapi.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-36 aligncenter" title="Merapi" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/merapi.jpg?w=150&#038;h=103" alt="" width="150" height="103" /></a>“Merapi tidak meletus, tetapi hanya untuk melakukan tugasnya untuk membersihkan.” Itu adalah salah satu ungkapan Mbah Maridjan yang diutarakan beliau ketika merapi mengeluarkan awan panas dan lahar api pada 26 November yang lalu. Kata membersihkan dalam kalimat tersebut dapat diartikan menjadi dua hal, pertama membersihkan tanah yang dilalui oleh lahar panas merapi, dan kedua, membersihkan hati manusia sehingga menjadi semakin peka dan peduli terhadap lingkungan dan sesama.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/mbah-maridjan.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-31" title="mbah-maridjan" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/mbah-maridjan.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a>Mbah Maridjan</p>
<p>Beberapa waktu lalu kami para penghuni Departemen Sosial Masyarakat BEM FK UGM mencoba untuk berkunjung ke Kinahrejo, desa dimana Mbah Maridjan pernah tinggal. Kami sengaja mengunjungi desa tersebut untuk melihat bagaimana kondisi dan situasi masyarakat desa korban merapi, dalam masa <em>recovery</em> ini.</p>
<p>Ketika kami sampai di desa Kinahrejo, kami sempat dikejutkan oleh suasana hiruk pikuk Kinahrejo oleh para wisatawan. Banyak wisatawan mancanegara maupun domestik yang berkunjung di desa Kinahrejo. Kami sangat menikmati suasana pegunungan pagi itu. Keramaian desa membuat kami semakin ingin menjelajahi indahnya Kinahrejo. Kamipun mulai mendaki untuk melihat puing-puing rumah Mbah Maridjan. Ketika kami mendaki kami sempat bercengkerama dengan para penduduk Kinahrejo dari berbagai profesi.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/183776_1766265791024_1070537630_2024027_7935843_n2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-32" title="kunjungan ke Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DIY" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/183776_1766265791024_1070537630_2024027_7935843_n2.jpg?w=300&#038;h=234" alt="" width="300" height="234" /></a>Kunjungan ke Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman</p>
<p>Banyak hal yang dapat kami peroleh dari hasil Tanya jawab yang bersifat santai tersebut, karena tanpa kami Tanya, penduduk Kinahrejo yang sangat ramah mulai bercerita kepada kami tentang hidup mereka pasca meletusnya Merapi. Berbagai macam manusia yang kami temui dengan berbagai kisah hidup mereka benar-benar menjadi inspirasi bagi kami. Bagaimana mereka memandang hidup merupakan suatu cermin besar bagi kami dalam melihat arti hidup yang sesungguhnya.</p>
<p>Ketika kami berdialog dengan para pedagang kaki lima yang ada di sekitaran area menuju tempat Mbah Maridjan pernah tinggal, pedagang tersebut langsung bercerita dan berkeluh kesah mengenai hidupnya sebelum dan setelah bencana merapi. Pedagang tersebut memiliki 7 anak dan dulu beliau bekerja sebagai petani dan peternak sapi perah. Namun ketika merapi meletus, semua harta baik rumah, barang berharga maupun sapi ternakan beliau habis terkena awan panas. Sungguh, itu merupakan cobaan yang berat. Bahkan ada seorang teman beliau yang mengalami nasib serupa, tidak sanggup menghadapi cobaan tersebut dan menjadi depresi. Namun pedagang yang kami temui tersebut tetap berusaha untuk kuat dan melanjutkan hidup. Sekarang beliau tinggal di shelter bersama suami dan anaknya. Beliau berkata bahwa semua adalah milik Allah SWT, dan hidupnya telah berpasrah pada Tuhan. Walaupun semua hartanya habis, tetapi beliau bersyukur karena sekeluarga dapat selamat dari kejaran awan panas kala itu. Beliau juga sangat berterima kasih atas bantuan baik dari pemerintah maupun dari para dermawan yang telah membantu korban Merapi.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/jualan-di-merapi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-33" title="jualan di merapi" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/jualan-di-merapi.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a>Pedagang Kaki Lima di Merapi</p>
<p>Selain berdialog dengan pedagang kaki lima, kami juga bercengkrama dengan pedagang jadah tempe dan beliau sempat bercerita tentang bantuan dari pemerintah yang disalahgunakan oleh orang yang diserahi tanggung jawab untuk membaginya. Beberapa waktu setelah kejadian meletusnya Merapi, pemerintah telah memberikan bantuan beras dan dititipkan di seseorang yang dipercaya untuk membagi bantuan beras tersebut. Namun kenyataannya beras tersebut malah dijual kepada warga sekitar. Sungguh miris memang, di tengah suatu bencana, masih ada pula orang yang berusaha mengambil kesempatan untuk mendapatkan untuk bagi dirinya sendiri tanpa melihat penderitaan warga sekitarnya.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/photo6.jpg"><img class="size-medium wp-image-38 aligncenter" title="photo(6)" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/photo6.jpg?w=223&#038;h=300" alt="" width="223" height="300" /></a>Pedagang Jadah Tempe Merapi</p>
<p>Setelah sempat berjalan sebentar, kami juga berdialog dengan para relawan di Kinahrejo. Mereka bercerita bahwa mereka menjadi relawan dengan tujuan membantu dengan ikhlas dan tanpa mendapatkan bayaran. Bahkan salah satu diantara para relawan ada yang sejak kecil bercita-cita menjadi relawan untuk membantu orang yang membutuhkan. Benar-benar suatu tindakan yang amat mulia dan patut diteladani. Beginilah seharusnya orang Indonesia, di tengah banyaknya bencana yang terjadi, harusnya rasa saling memiliki dan rasa tenggang rasa mulai muncul dan menberikan dorongan bagi kita untuk menolong orang yang lebih memerlukan bantuan, bukanya malah mencari untung sendiri.</p>
<p>Kami juga sempat bertemu dengan salah satu wisatawan asing yang sedang kesulitan berkomunikasi dengan pedagang sekitar. Kamipun mecoba untuk berdialog dengan wisatawati tersebut. Dalam perbincangan kami, beliau mengungkapkan keterkejutannya melihat apa yang terjadi pada Desa Kinahrejo. Karena saat Merapi meletus beliu tengah berada pada tempat yang tidak bisa mengakses informasi secara cepat. Beliau sangat kagum dengan ketabahan dan semangat juang warga Kinahrejo, dan beliau juga sangat bersimpati dengan apa yang terjadi di Kinahrejo.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/190707_1766261870926_1070537630_2024021_3906671_n.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-39" title="190707_1766261870926_1070537630_2024021_3906671_n" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/190707_1766261870926_1070537630_2024021_3906671_n.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Bersama Seorang Wisatawan Asing yang Sedang Berdialog dengan Seorang Pedagang</p>
<p>Perjalanan di Kinahrejo itu, benar-benar membuka mata kami tentang bagaimana warga Kinahrejo begitu tegar menghadapi hidup mereka yang penuh cobaan. Bagaimana dengan kita? Sedangkan kita sendiri sering mengeluh dan kurang bersyukur begitu kita dihadapkan pada sedikit cobaan yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan warga Kinahrejo. Semoga dengan membaca artikel ini dan mengerti falsafah hidup warga Kinahrejo yang selalu bersyukur menghadapi segala cobaan, kita semakin dikuatkan untuk hidup lebih baik dan lebih mendekatkan diri padaNya. Karena semua yang terjadi pasti ada hikmahnya. Suatu keikhlasan dan ketabahan dalam menerima musibah akan semakin mendekatkan kita pada karyaNya yang Maha Agung. Suatu pelajaran bagi kita, untuk lebih menghargai hidup bukan hanya dari segi materi, tetapi dari bagaimana berbagi dengan sesama. Andaikan saja kita yang mendapat musibah semacam itu, akankan kita setegar mereka? Ataukah kita hanya bisa menangisi keadaan? Suatu musibah, suatu kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Namun itulah saat kita semua harus mulai introspeksi diri tentang keterbatasan kita sebagai manusia. Disinilah hati kemanusiaan kita mulai terketuk untuk memberikan diri bagi orang lain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=30&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/berkaca-pada-korban-bencana-alam-letusan-gunung-merapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/images1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/korban_merapi1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">korban_merapi1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/merapi.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Merapi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/mbah-maridjan.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">mbah-maridjan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/183776_1766265791024_1070537630_2024027_7935843_n2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kunjungan ke Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DIY</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/jualan-di-merapi.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">jualan di merapi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/photo6.jpg?w=223" medium="image">
			<media:title type="html">photo(6)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/190707_1766261870926_1070537630_2024021_3906671_n.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">190707_1766261870926_1070537630_2024021_3906671_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Introduksi : Profil Departemen Sosial Masyarakat BEM FK UGM</title>
		<link>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/introduksi-profil-departemen-sosial-masyarakat-bem-fk-ugm/</link>
		<comments>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/introduksi-profil-departemen-sosial-masyarakat-bem-fk-ugm/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 04:46:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sosmasbemfkugm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Departemen Sosial Masyarakat BEM FK UGM]]></category>
		<category><![CDATA[BEM]]></category>
		<category><![CDATA[Departemen Sosmas BEM FK UGM]]></category>
		<category><![CDATA[FK UGM]]></category>
		<category><![CDATA[Introduksi]]></category>
		<category><![CDATA[Personel]]></category>
		<category><![CDATA[Program Kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Dimas Wirawan Wicaksono Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) merupakan salah satu departemen yang ada di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK UGM. Menurut Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) Keluarga Mahasiswa (KM) FK UGM, Departemen Sosmas bergerak dalam hal-hal sebagai berikut : Mewujudkan &#8230; <a href="http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/introduksi-profil-departemen-sosial-masyarakat-bem-fk-ugm/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=6&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><em>Dimas Wirawan Wicaksono<br />
</em></strong></p>
<p>Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) merupakan salah satu departemen yang ada di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK UGM. Menurut Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) Keluarga Mahasiswa (KM) FK UGM, Departemen Sosmas bergerak dalam hal-hal sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Mewujudkan mahasiswa yang mampu berperan aktif dan berwawasan luas dalam hal pengabdian masyarakat</li>
<li>Menjalin hubungan baik dengan masyarakat.</li>
<li>Menjadi tempat penanaman nilai – nilai sosial secara internal</li>
<li style="text-align:left;">Menyebarkan nilai-nilai sosial tersebut kepada mahasiswa FK UGM dalam rangka meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap isu-isu sosial</li>
</ol>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/183776_1766265791024_1070537630_2024027_7935843_n1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-7" title="Kunjungan ke Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, D. I. Yogyakarta" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/183776_1766265791024_1070537630_2024027_7935843_n1.jpg?w=300&#038;h=234" alt="" width="300" height="234" /></a>Kunjungan ke Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DIY</p>
<p>Berdasarkan analisis yang dilakukan Departemen Sosmas di awal kepengurusan, serta mempertimbangkan berbagai macam hal, untuk tahun kepengurusan 2011/2012, Departemen Sosmas lebih mengedepankan pembagian serta penanaman nilai sosial kemasyarakatan, baik secara internal departemen yang bersifat mendidik, ataupun secara eksternal departemen, tanpa mengesampingkan kegiatan sosialnya. Hal ini tercantum dalam Visi Departemen Sosmas yakni menjadi sebuah lembaga pendidik yang menanamkan nilai-nilai pengabdian dan kepedulian yang dikemas dalam nilai-nilai sosial yang tertuang dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatannya.<strong></strong></p>
<p>Pertama, mengapa lembaga pendidik? Karena kami percaya, setiap orangnya, terutama staff kami adalah calon-calon pemimpin di masa depan nanti, calon-calon tenaga kesehatan yang tentunya tidak pernah lepas dari aspek kemanusiaan, karena kemanusiaan adalah landasan ataupun alasan mengapa tenaga kesehatan itu ada (tenaga kesehatan ada untuk menolong orang lain). Seperti yang kita tahu bahwa kebanyakan dari kita masuk dalam kategori umur remaja akhir, dimana menurut perkembangan psikologis merupakan umur yang idealis. Idealis disini merupakan hasil dari pemupukan nilai-nilai, bukan tiba-tiba saja ada. Oleh karena itu, kami merasa perlunya menanamkan nilai-nilai, terutama nilai-nilai kepedulian dan pengabdian, yang kami kemas dalam nilai-nilai sosial, untuk membentuk suatu karakter ataupun seseorang yang memiliki sifat idealis yang tinggi, dalam konteks ini idealismenya adalah untuk membantu, peduli, serta mengabdi terhadap sesama. Selain itu, kami percaya, jika orang tersebut sudah memiliki nilai-nilai sosial, sudah tertancapkan nilai-nilai tersebut pada diri mereka, maka kegiatan sosial pun akan selalu terencana pada pikiran mereka, dan setiap kegaitan sosial yang dilakukan akan dijalankan dengan ikhlas. Jadi, dengan adanya nilai sosial dalam diri seseorang, maka pasti akan ada kegiatan sosial juga yang tercetuskan dari orang tersebut.</p>
<p>Kedua, nilai-nilai sosial tersebut dapat mereka ambil dari setiap kegiatan sosial kemasyarakatan yang nantinya akan diadakan oleh Departemen Sosmas, baik yang formal ataupun informal, baik yang berupa proker atau hanya training, dll. Dari asas tersebut, pada akhirnya kami memiliki dua program kerja, yakni Bakti Sosial Nasional (Baksosnas) : ISMKI Charity Camp, dan Pilot Project Desa Binaan KMFK : Desa Srimartani. Mengapa hanya dua? Kalo mau nilainya bisa ditanamkan, kenapa hanya diberi kesempatan untuk melakukan dua proker sosial? Hal ini memiliki beberapa alasan, yaitu : Pertama, seperti yang kita tahu bahwa proker sosial setiap lembaga di KMFK sudah sangat banyak, kami dari sosmas tidak ingin menambah daftar panjang kegiatan sosial tersebut, biarlah dari setiap lembaga nanti yang membawa nama fk ugm untuk bidang sosial. Kedua, kami percaya bahwa <em>doing something big even it’s just a few in number is more important than doing something small but many in numbers. </em>Maksudnya adalah kami yakin bahwa meskipun proker kami sedikit, namun proker tersebut memberikan dampak yang sangat besar, baik bagi BEM, FK UGM, ataupun untuk KMFK. Ketiga, kami berpikir, bahwa menjadi panitia akan mendapatkan sedikit nilai dibandingkan menjadi peserta, hal ini tentunya akan menghambat tujuan kami dalam menanamkan nilai kepada orang-orang, terutama staff kami. Oleh karena itu, kami benar-benar ingin mengusahakan agar staff kami tidak dibebani begitu banyak proker, namun mereka tetap melakukan kegiatan sosial di luar proker, dimana mereka menjadi pesertanya, sehingga mereka bisa meresapi nilai-nilai dari kegiatan sosial tersebut.</p>
<p>Mungkin pertanyaan utamanya adalah apa saja yang akan kami lakukan selama setahun ini? Pertama dari lingkup kerja kami terlebih dahulu. Sesuai dengan visi dan misi Presiden Mahasiswa FK UGM, lingkup kerja Departemen Sosial Masyarakat BEM FK UGM adalah internal dan eksternal FK UGM. Internal disini berarti untuk seluruh KMFK dalam artian disini adalah mahasiswa FK itu sendiri, dan eksternal disini berarti untuk masyarakat luas. Dari visi Departemen Sosmas tersebut, serta dari lingkup kerjanya, dapat ditarik sebuah kesimpulan berupa misi sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Membuat media propaganda mengenai isu-isu sosial</li>
<li>Mempersiapkan kegiatan-kegiatan sosial yang bisa diikuti oleh mahasiswa FK UGM</li>
<li>Mempersiapkan kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan di Desa Binaan KMFK, Desa Srimartani</li>
</ul>
<p>Penjelasannya yakni sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Dalam survey yang sebelumnya kami pernah lakukan, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa mahasiswa FK UGM peduli dan ingin berkontribusi secara langsung kepada masyarakat, dan beberapa mahasiswa FK UGM peduli terhadap isu sosial, namun tidak peka terhadap isu sosial tersebut, oleh karena itu, peran Departemen Sosmas disini adalah membagikan nilai-nilai sosial, yang berisi pesan mengenai nilai kepedulian dan pengabdian, yang didapatkan dari setiap kegiatan yang dilakukan oleh Departemen Sosmas. Cara pembagian ini yakni berupa media propaganda, baik berupa tulisan, poster, leaflet, ataupun publikasi pada dunia maya. Intinya kami menginginkan agar apa yang kami lakukan, dapat orang lain ketahui dan pesan dari setiap kegiatan sosial yang kami lakukan dapat tersampaikan oleh mahasiswa FK UGM, sehingga mereka bisa mejadi lebih peka ataupun tahu terhadap isu sosial ataupun permasalahan-permasalahan menyangkut bidang sosial kemasyarakatan yang ada di sekililing mereka. Supaya mereka sadar bahwa, seperti yang selalu saya sampaikan pada staff saya, bahwa kita hanyalah orang-orang bodoh, yang sudah diberi keberuntungan lebih berupa nasib yang lebih baik dibandingkan orang-orang yang kurang beruntung di luar sana, yang suka menghambur-hamburkan uang sementara orang-orang yang kurang beruntung tersebut bercucuran darah untuk mendapatkan sesuap nasi.</li>
<li>Berdasarkan hasil survey yang sama pula, kami pun memutuskan untuk memfasilitasi mahasiswa FK dalam berkontribusi terhadap sesama. Semua program kerja Departemen Sosmas melibatkan mahasiswa FK sepenuhnya. Proker Baksosnas melibatkan mahasiswa FK dalam pengadaan Open Recruitment untuk kepanitiaannya, sedangkan proker Pilot Project melibatkan mahasiswa FK dalam kepesertaannya.</li>
<li>Karena tahun ini kami rasa tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan pembinaan Desa Binaan KMFK, maka yang bisa kami lakukan yakni melakukan kegiatan persiapan sebagai landasan ke depannya nanti dalam membina Desa Binaan KMFK. Di antaranya tetap membina hubungan yang lebih baik dengan pihak desa dengan melakukan kunjungan serta beberapa kegiatan sosial di sana, serta melakukan sebuah program kerja Pilot Project, dimana dalam proker tersebut, dilakukan sebuah survey yang lebih mendalam lagi, yakni berupa survey lapangan secara langsung ke Desa Binaan tersebut. Hal ini didasarkan pada pernyataan Kepala Bagian Ekbang Desa Srimartani yang mengatakan bahwa data di Desa Srimartani cukup tidak sesuai dengan kenyataannya, mengingat berbedanya indikator-indikator penilaian. Untuk itu, kami berpendapat bahwa mengadakan survey secara langsung juga penting untuk benar-benar mengetahui apa permasalahan mereka, apa potensi mereka, dan kemudian bisa dikaji untuk menemukan solusinya, dimana solusi tersebut kemudian bisa disesuaikan dengan <em>core competence</em> masing-masing lembaga, sehingga pembinaan Desa Binaan KMFK bisa dilakukan secara berkala, oleh semua lembaga KMFK.</li>
</ul>
<p>Beberapa kegiatan lainnya di luar proker kami semata-mata kami lakukan dalam rangka penanaman nilai baik kepada staff Departemen Sosmas sendiri ataupun nantinya untuk mahasiswa FK melalui penyebaran media propaganda dengan bekerjasama dengan Departemen Media Informasi. Kegiatan lainnya tersebut dapat berupa kegiatan-kegiatan sosial kecil baik yang kami adakan ataupun yang pihak lain adakan, juga berupa kajian mengenai isu sosial masyarakat di sekeliling kita. Kajian disini berbeda dengan Departemen Kajian Strategis yang memang mengkritisi suatu masalah dan mencari solusinya, kajian yang kami lakukan lebih ke arah nilai apa yang kami dapatkan dari isu tersebut dan bagaimana kami menanamkan nilai tersebut pada masing-masing individu. Sebagai contoh kegiatan yang kami lakukan yakni mengunjungi lokasi bencana merapi, dimana disana kami melakukan sedikit wawancara kepada korban yang selamat. Setelah itu, kami berkumpul untuk membahas apa saja yang kami dapatkan dari wawancara tersebut, dan nilai apa saja yang memang bisa kita ambil dan tanamkan bagi setiap individu. Kemudian, setelah penanaman nilai setiap individu telah dilakukan, kami akan mempersiapkan sebuah media propaganda untuk membagikan nilai tersebut kepada mahasiswa FK.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/panti-asuhan.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-14" title="panti asuhan" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/panti-asuhan.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Kegiatan di Panti Asuhan Atap Langit</p>
<p>Departemen Sosmas dipimpin oleh seorang menteri dengan dibantu oleh dua orang deputi, dan 10 orang staff. Meskipun memang terdapat alur koordinasi dsb, kami hanya menganggap itu sebagai suatu formalitas saja, karena bagi kami, terutama saya sebagai seorang menteri, kita semua disini dalam kedudukan yang sama, tidak ada yang lebih baik, tidak ada yang lebih buruk, tidak ada yang lebih hebat, dsb. Kami disini masih sama-sama belajar, masih butuh banyak pengalaman, dsb. Perbedaan yang ada hanyalah yang lebih dahulu kuliah disini, telah mengalami beberapa pengalaman lebih banyak dibandingkan yang baru kuliah disini. Kami juga berharap di Departemen Sosmas, tidak ada lagi hubungan kerja, melainkan hanyalah hubungan keluarga di antara kita.</p>
<p>Personel Departemen Sosmas BEM FK UGM untuk kepengurusan 2011/2012, yakni :</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dimas-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-20" title="dimas 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dimas-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Dimas Wirawan Wicaksono (Dimas), Pendidikan Dokter 2009</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dira-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-22" title="dira 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dira-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Anindira Rustandi (Dira), Pendidikan Dokter Internasional 2009</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/hanum-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-23" title="hanum 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/hanum-3x4.jpg?w=113&#038;h=150" alt="" width="113" height="150" /></a>Nurmala Hanum (Hanum), Gizi Kesehatan 2009</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ado-3x4.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-17 aligncenter" title="ado 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ado-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Ado Pranawalingga (Ado), Pendidikan Dokter 2010</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ary-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-18" title="ary 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ary-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Ary Kamal Firdaus (Ary), Pendidikan Dokter 2010</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dini-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-21" title="dini 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dini-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Dini Kurniadita Nurwati (Dini), Gizi Kesehatan 2010</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/firman-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-87" title="firman 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/firman-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Firmansyah Adi Praditya (Firman), Pendidikan Dokter 2010</p>
<p style="text-align:center;"><strong><em><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/lisa-3x4.jpg"><img title="lisa 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/lisa-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a></em></strong><br />
Lisa Katherina (Lisa), Gizi Kesehatan 2010</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/maria-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-83" title="maria 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/maria-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Maria Oktavia Angelina Kilis (Maria), Gizi Kesehatan 2010</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/purna-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-26" title="purna 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/purna-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Purnawibawa Rahmat Sentosa (Purna), Ilmu Keperawatan 2010</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/claudya-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-19" title="claudya 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/claudya-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Putri Claudya Octaviani (Claudya), Pendidikan Dokter 2010</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ria-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-25" title="ria 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ria-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Riadiani Nindya Drupadi (Ria), Pendidikan Dokter 2010</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/kiel-3x4.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-24" title="kiel 3x4" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/kiel-3x4.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Yehezkiel Nathanael Setiadi (Kiel), Pendidikan Dokter 2010</p>
<p>Kami berharap untuk ke depannya nanti, kami bisa menjadi orang yang lebih baik, orang yang peduli dan bisa mengabdi kepada masyarakat di sekitar kita.</p>
<p><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/sfo-piknik-2.jpg"><img class="size-medium wp-image-12 alignleft" title="sfo piknik - 2" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/sfo-piknik-2.jpg?w=304&#038;h=201" alt="" width="304" height="201" /></a><a href="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/sfo-piknik.jpg"><img class="size-medium wp-image-11 alignleft" title="sfo piknik" src="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/sfo-piknik.jpg?w=278&#038;h=199" alt="" width="278" height="199" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Sosmas Family Outing</p>
<div><span class="Apple-style-span" style="font-size:16px;line-height:24px;"><strong><br />
</strong></span></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sosmasbemfkugm.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sosmasbemfkugm.wordpress.com&amp;blog=26438711&amp;post=6&amp;subd=sosmasbemfkugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sosmasbemfkugm.wordpress.com/2011/08/22/introduksi-profil-departemen-sosial-masyarakat-bem-fk-ugm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b67f1d75e8d68376bca186a69154263a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sosmasbemfkugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/183776_1766265791024_1070537630_2024027_7935843_n1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kunjungan ke Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, D. I. Yogyakarta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/panti-asuhan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">panti asuhan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dimas-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">dimas 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dira-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">dira 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/hanum-3x4.jpg?w=113" medium="image">
			<media:title type="html">hanum 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ado-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">ado 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ary-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">ary 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/dini-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">dini 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/firman-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">firman 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/lisa-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">lisa 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/maria-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">maria 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/purna-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">purna 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/claudya-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">claudya 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/ria-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">ria 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/kiel-3x4.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">kiel 3x4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/sfo-piknik-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sfo piknik - 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sosmasbemfkugm.files.wordpress.com/2011/08/sfo-piknik.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sfo piknik</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
